Connect with us

Metro

Sembilan Hari MT Darussalam Khatam Al-Quran Kedua Kali

-

MAKASSAR, BKM — Pengurus Majelis Taklim (MT) Darussalam Bumi Bosowa Permai ORW 015, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar memanfaatkan bulan Ramadan untuk melaksanakan amaliyah sebanyak-banyaknya. Untuk kedua kalinya, mereka melakukan khatam Al-Quran. Prosesinya berlangsung di Masjid Darussalam, Jumat sore, 7 Mei 2021.

Ketua Bidang Dakwah MT Darussalam St Sahidah Azis mengatakan, kegiatan khatam Al-Quran ini merupakan salah satu program kerja di bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah. Ia menyatakan rasa syukur, karena karena program ini bisa khatam dua kali secara bersama-sama dengan semua anggota MT.

Jika sebelumnya, pada 27 April lalu yang khatam Quran sebanyak 40-an orang, kali ini jumlahnya lebih banyak. Waktu untuk khatam pun lebih singkat, yakni hanya sembilan hari.

Guru SMP Negeri 24 Makassar ini menyatakan bahwa khatam Al-Quran dalam bulan suci Ramadan secara sendiri-sendiri di rumah merupakan hal biasa. Namun jika itu dilakukan secara bersama-sama di masjid menjadi hal yang luar biasa.

”Karena di sini ada nilai-nilai kebersamaan yang terbangun, selain dari salah satu upaya memakmurkan masjid. Oleh karena itu, selayaknyalah kita semua berterima kasih kepada pembina dan penasihat Majelis Taklim Darussalam atas segala supportnya dalam kegiatan ini. Semoga ke depannya jauh lebih baik, dan hanya kepada Allah Swt kita bertawakkal,” imbuhnya.

Kegiatan khatam Al-Quran kedua ini diawali seremoni sederhana, dengan menghadirkan remaja masjid dan pengelola TPA Darussalam. Dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Sedikitnya ada 200 dos nasi yang disiapkan, aneka takjil dan minuman sebanyak 400 menu. Sekaligus pemotongan nasi tumpeng pertanda rasa syukur atas keberhasilan dan kerja sama pengurus dan anggota MT Darussalam.

Lurah Minasa Upa Fachmi Rasyid hadir langsung dalam acara ini. Juga Ketua ORW 015 Zainal Arifin, dan para ketua ORT selaku pembina pengurus Majelis Taklim Darussalam Periode 2020-2023, Ketua Pengurus Masjid Darussalam H Abd Karim Bella dan pengurus masjid lainnya Dr Lasunra, Anwar Ilyas, Kamaruddin, H Abdul Azis, Muh Lalla, serta jamaah masjid lainnya.

Ketua Majelis Taklim Darussalam Ny Darmawaty Lasunra, menyampaikan rasa syukur kehadirat Allah Swt dan terima kasih kepada pemerintah setempat, pembina dan penasihat majelis taklim Darussalam, pengurus masjid Darussalam, pengurus dan anggota majelis taklim Darussalam, remaja masjid dan santri TPA Darussalam atas sumbangsihnya, baik moral maupun materil sehingga khatam Al-Quran ke-2 ini dapat berjalan lancar dan sukses. ”Semoga kegiatan seperti ini ke depannya lebih semarak dan tetap berkolaborasi antara majelis taklim, remaja masjid, maupun santri TPA Darussalam dan jamaah lainnya,” ujarnya.

Sekretaris MT Darussalam Hj. Rakhmaniar Basri, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya program khatam Al-Quran kedua kali ini, yang merupakan saat istimewa bagi pengurus dan anggota MT Darussalam. Suasana hikmat kegiatan ini dipandu oleh ustadzah Nurlianah Ukkas. ”Semoga kegiatan khatam Al-Quran ini semakin berkah dan menjadi limpahan ladang pahala bagi seluruh anggota Majelis Taklim Darussalam,” ujar kepala SMP Negeri 48 Makassar ini.

Terpisah, Pembina MT Darussalam yang juga Ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, Zainal Arifin menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap pelaksanaan kegiatan majelis taklim ini. ”Ini suprise. Karena hanya dalam waktu kurang lebih sembilan hari dari khatam Al-Quran yang pertama, program kerja Majelis Taklim Bidang Dakwah berlangsung dengan baik untuk kedua 2 kalinya. Ini menjadi barometer sekaligus parameter yang menunjukkan bahwa majelis taklim Darussalam periode 2020-2023 diberkahi oleh SDM-SDM yang unggul, karena banyak potensi-potensi yang secara akademik sangat hebat,” jelasnya.

Hal seperti ini, lanjutnya, akan berkorelasi secara linier dalam mengejawantahkan peran dari hakikat bermajelis taklim, yaitu sebagai tempat membina dan mengembangkan ilmu agama, ruang silaturahmi maupun kontak sosial. Juga sebagai media perubahan terutama mindset, perubahan cara bertutur bahasa dan bersikap di dalam proses interaksi sosial maupun rasa solidaritas.

Lebih jauh dosen UNM ini, menyatakan bahwa khatam Al-Quran atau menyelesaikan bacaan Al-Quran sebanyak 30 juz bukan sebatas kebiasaan masyarakat di bulan suci Ramadhan, atau dilatarbelakangi anjuran seperti disebutkan dalam Al-Quran dan hadis. ”Namun lebih dari itu, bahwa khatam Al-Quran memiliki keistimewaan. Di antaranya pahala berlipat-lipat, ikut sunnah rasulullah, hidup terjaga keselamatannya, banyak kebaikan yang diterima dari berbagai arah, serta menyempurnakan ibadah di bulan puasa,” pungkasnya. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini