Connect with us

Gojentakmapan

Operasi Ketupat Diharap Bisa Tekan Klaster Baru Covid-19

-

SEMATKAN ATRIBUT -- Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni saat menyematkan atribut personel Operasi Ketupat 2021 di halaman kantor Polres Gowa.

GOWA, BKM — Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Abd Rauf Malaganni, berharap Operasi Ketupat yang dilaksanakan Polres Gowa bersama Kodim 1409 dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dapat menekan munculnya klaster baru Covid-19.
Hal inj ditegaskan Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah, kemarin.
”Kita berharap operasi ketupat tahun ini berjalan lancar dan aman. Tentu kita berharap mudah-mudahan tidak ada klaster baru di Kabupaten Gowa jelang Idulfitri,” kata Rauf di Mapolres Gowa.
Dikatakan Wabup Gowa, sesuai data yang ada jelang Idulfitri ini kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Hal ini karena meningkatnya aktivitas masyarakat terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
”Untuk mengantisipasi klaster baru lebaran, pemerintah sampai pemerintah daerah kabupaten melarang mudik. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Gowa agar tidak mudik agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19,” tegas Wabup.
Karena itu, Wabup Gowa pun berharap seluruh petugas gabungan yang terlibat dalam operasi bisa bekerja dengan baik.
”Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tingkatan kepekaan, kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan,” harapnya.
Kapolres Gowa, AKBP Budi Susanto, mengatakan, dalam operasi ketupat ini sebanyak 300 lebih personal gabungan diturunkan. Personel gabungan ini ditempatkan di pos penyekatan dan pos pengamanan yang sudah dibentuk.
”Jadi pelaksanaan di pos sekat yang ada antara perbatasan ini, selain memutar balikkan jika ada pemudik yang ingin masuk ke Kabupaten Gowa, juga memberlakukan swab antigen kepada yang warga yang ngotot mudik dan kita melakukan kegiatan karantina selama 14 hari,” tandas Kapolres.
Selain pos sekat di perbatasan Kabupaten Gowa dan Sinjai sejumlah pos pengamanan juga akan ditempatkan di beberapa titik yang berpotensi terjadinya kerumunan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19.
”Untuk Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar satu rayon. Hanya saja, rayonisasi ini bukan berarti bebas begitu saja. Tapi tetap ada pos-pos pengamanan di tempat strategis. Kemudian kita juga melakukan patroli rutin gabungan ke setiap tempat berpotensi terjadinya kerumunan,” tandas AKBP Budi Susanto.
Kapolres juga menambahkan petugas gabungan juga melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat wisata di Kabupaten Gowa.
”Sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forkopimda, sudah membuat surat edaran untuk tempat-tempat wisata ini kita bisa menerapkan protokol kesehatan yang ada, misalnya batas pengunjung hanya 50 persen harus dipatuhi,” tambah Kapolres di sela apel yang turut dihadiri Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muhammad Suaib dan Kepala Kemenag Gowa Adliah. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini