Connect with us

Metro

Harga Cabai di Pasaran Terkendali

-

int ILUSTRASI CABAI

MAKASSAR, BKM– Setelah sempat tak terkendali, harga cabai rawit menjelang lebaran 1442 hijriah justru berangsur membaik. Meski masih tinggi dari harga normal, harga saat ini telah tertahan di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogramnya.
Diketahui harga cabai jenis rawit sempat tak terkendali sejak November 2020 lalu, harga terus melonjak naik hingga sempat menyentuh angka Rp90.000-Rp100.000 per kg-nya dari harga normal Rp15.000 hingga Rp25.000.
“Alhamdulillah, cabe sudah 40 ribu per kilo, kemarin itu lebih mahal daripada daging harganya,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar M Yasir.
Dia mengatakan penurunan harga tersebut menjadi tren yang baik setelah hampir 6 bulan kenaikan terus terjadi, meskipun masih berada di atas rata-rata harga normal. Hal ini mengindikasikan kebutuhan pangan untuk komoditi cabai kembali mulai terpenuhi.
Sementara itu, mengantisipasi kembali terjadinya kenaikan lebih tinggi jelang lebaran, pihaknya akan konsisten memasifkan pergelaran Operasi Pasar.
“Operasi pasar kita dengan mobil sudah jalan terus. Memang ada kenaikan harga itu sebagai kita tidak bisa terhindar dari hukum pasar, cuma kenaikannya itu kita akan kendalikan,” ujarnya.
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disdag Kota Makassar Sri Rejeki, menambahkan, penurunan harga dilaporkan berangsur membaik secara fluktuatif sejak Akhir Maret 2021 lalu.
Harga kata dia dilaporkan sempat turun di awal April di kisaran Rp70.000-Rp80.000, kemudian memasuki pertengahan per 12 April cabai dilaporkan turun Rp60.00-Rp75.000.
Kemudian turun menjadi Rp45.000-50.000 memasuki akhir bulan April. Bahkan di tanggal 29 April harga cabai rawit sempat menyentuh harga Rp30.000 kemudian naik kembali di awal Mei hingga saat ini di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kg.
“Jadi memang kemarin kan banyak yang gagal panen dan banyak yang diekspor ke luar daerah, katanya sampai ke Papua. Sekarang sudah banyak yang berhasil (panen), utamanya dari daerah-daerah penyangga ini seperti Gowa dan Maros,” katanya.
Meski demikian dirinya masih cukup mencemaskan kenaikan kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan mengingat kebutuhan cabai bersama komoditi lainnya dilaporkan meningkat.
“Turun memang jelang lebaran ini dibandingkan harga kemarin, kita harapkan memang tidak terjadi kenaikan lagi, karena sempat naik turun itu, kemarin terun dan sekarang ini naik sedikit di kisaran Rp40 sampai Rp45.000,” jelasnya. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini