Connect with us

Gojentakmapan

Wisatawan Masuk Malino Dibatasi

-

DIALOG -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berdialog dengan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam saat memantau kunjungan wisatawan di Malino.

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperketat kunjungan wisatawan selama libur lebaran ke kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, upaya memperketat wisatawan yang masuk ini dalam rangka menghindari munculnya klaster baru penularan Covid-19.
”Kami tadi mendampingi bapak Kapolda Sulsel memantau langsung aktivitas wisatawan. Karena biasanya kunjungan ke Malino bertambah setelah lebaran,” kata Adnan saat berada di Malino bersama Kapolres Gowa, AKBP Budi Susanto, Sabtu (15/5).
Kata Adnan, langkah ini juga sebagai tindak lanjut surat edaran Forkopimda Kabupaten Gowa. Dimana menginstruksikan agar seluruh pengunjung objek wisata di Kota Malino dibatasi hanya 50 persen.
”Makanya kita perketat wisatawan masuk ke Malino. Misalnya mereka harus melakukan swab antigen dan menerapkan protokol kesehatan saat masuk ke Malino,” kata Adnan.
Sementara itu, Camat Tinggimoncong, Iis Nurismi, mengatakan, sejauh ini kondisi di kota Malino masih aman dan terkendali. Hanya saja, pemerintah tetap melakukan upaya ketat dengan melakukan pembatasan orang yang masuk ke Malino.
Misalnya, bagi masyarakat Kecamatan Tinggimoncong dan Tomobolopao, wajib memperlihatkan kartu domisili yakni KTP-el. Sementara untuk wisatawan wajib memperlihatkan sertifikat vaksinasi Covid-19 tahap kedua atau melakukan swab antigen.
”Yang masuk ke Tinggimoncong kita perbolehkan bagi yang sudah melakukan vaksin tahap kedua. Karena yang sudah melakukan vaksin tentunya kekebalan tubuh sudah bisa terjaga dibandingkan yang belum vaksin. Jadi kita arahkan untuk putar balik,” kata Iis.
Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan, untuk penyekatan di perbatasan Gowa-Sinjai tepatnya di Kecamatan Tombolopao tetap digelar hingga 17 Mei 2021 bersamaan dengan berakhirnya Operasi Ketupat.
Terkait hal itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas dan jangan terlena dengan situasi. Diharapkan masyarakat tetap menggunakan masker menjaga jarak dan tidak berkerumun selama berada di lokasi wisata.
Sejak Sabtu hingga Minggu kemarin, konsentrasi pemerintah dan Forkopimda tertuju pada tempat wisata bukan hanya di Malino tapi di seluruh kecamatan yang memiliki potensi kunjungan wisata. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini