Connect with us

Gojentakmapan

Bupati Takalar Ikuti Rakor Bersama Presiden RI

-

RAPAT KOORDINASI -- Bupati Takalar, Syamsari Kitta dan Wabup Takalar, H Achmad Dg Se're ketika mengikuti rapat koordinasi secara vidcon bersama Presiden RI, Joko Widodo.

TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, Wakil Bupati (Wabup) Takalar, H Achmad Dg Se’re, dan Forkopimda, mengikuti rapat koordinasi melalui video conference (vidcon) dengan Presiden RI, Joko Widodo.
Rakor diawali dengan laporan Mendagri, Tito Karnavian yang menginformasikan mengenai dampak pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia sejak 2020 hingga sekarang.
Dikatakan, dalam penanganannya setiap kepala daerah harus mampu menghadapi pandemi tersebut untuk tetap menyelamatkan masyarakat.
”Hingga saat ini, (diakui) dunia belum dapat membendung lonjakan penyebaran Covid-19. Di sisi lain, pada 3 bulan terakhir Indonesia mampu menekan dengan kegiatan PSBB dan PPKM Skala Mikro. Untuk itu, setiap Minggu digelar Rakor mulai pusat hingga daerah. Ada 4 indikator dalam penanganan Covid-19 oleh kepala daerah. Salah satunya, angka recovery harus naik,” kata Mendagri, Senin (17/5)
Usai laporan mendagri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai memberikan pidato pengarahannya. Presiden memaparkan mengenai kondisi mudik lebaran yang mendapat perhatian khusus. Disebutkan, ada 1,5 juta orang mudik selama 6 hingga 17 Mei. Dan dilanjutkan dengan penyampaian kasus Covid-19.

Disebutkan, di Pulau Sumatera dan pulau lainnya mulai ada kenaikan kasus Covid-19. Tercatat, ada 15 provinsi yang kasusnya mengalami peningkatan. Selain soal kasus Covid-19, presiden menyampaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama 2020 yakni 2,97 persen. Kemudian di kuartal kedua, turun menjadi minus 5 persen. Untuk kuartal pertama 2021, masih minus 0,74 persen, sedangkan target kuartal kedua sekitar di atas 7 persen.
”Seluruh gubernur, bupati, dan walikota memiliki tanggungjawab yang sama dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional. Saya meyakini target itu bisa tercapai. Yang penting, tetap harus hati-hati sehingga penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi bisa sejalan seiring,” harap presiden.
Rakor vidcon yang dilaksanakan Kemendagri tersebut juga diikuti kepala daerah seluruh Indonesia mulai gubernur, bupati dan walikota. (ira/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini