Connect with us

Headline

Danny segera Umumkan Hasil Job Fit

Andi Bukti-Sittiara Menyusul

-

MAKASSAR, BKM — Job fit atau uji kompetensi jabatan untuk pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Makassar sudah digelar Sabtu (22/5). Rencananya, dalam satu atau dua hari ke depan, hasilnya sudah akan diumumkan Danny.
“Saya mau umumkan satu atau dua hari ini. Selanjutnya, kalau sudah ada persetujuan pengukuhan untuk Sittiara dan Andi Bukti, menyusul juga ikut job fit, ” kata Danny.

Senin (24/5) kemarin, usai melakukan pemantauan di TPA Tamangapa, Danny langsug menuju ke kebun pribadinya di Tokka, Kabupaten Maros. Informasinya, di lokasi tersebut, ia menggodok nama-nama yang diajukan tim seleksi untuk ditempatkan sebagai kepala OPD sesuai hasil seleksi.
Sebelumnya, Ketua Tim Seleksi (Timsel) Prof Yusran Jusuf menerangkan, dalam rekomendasi KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) mengizinkan job fit dilakukan tanpa dua pejabat yang terkendala nomenklatur, yakni Kadis PTSP Andi Bukti Djufrie dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Sittiara Kinnang.
“Rekomendasi KASN sudah keluar tanggl 19 Mei 2021, yang intinya mengizinkan pansel melaksanakan job fit tanpa mengikutkan dua plt,” kata Prof Yusran.

Mantan penjabat wali kota Makassar itu menyebut, Andi Bukti Djufrie dan Sittiara Kinnang akan mengikuti job fit setelah dikukuhkan sebagai pejabat defenitif. Sebab, keduanya saat ini berstatus plt.
Selain melakukan proses job fit untuk pejabat eselon II, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mulai mempersiapkan mutasi besar-besaran untuk pejabat eselon III. Rencana pergeseran itu telah diusulkan ke Pemprov Sulsel. Menurutnya, program mutasi ini menjadi bagian dari upaya resetting yang akan dilakukan. “Sudah. Kita juga sudah usulkan di Pemprov Sulsel,” ujar Danny, kemarin.
Dengan adanya rencana mutasi eselon III itu berarti mendorong perubahan posisi besar-besaran di tubuh Pemkot Makassar. Sebelumnya memang Danny telah memberi isyarat akan merombak struktur kecamatan.
“Semua akan kita perbaiki. Langkah yang diambil karena ingin melihat pemerintahan kita berjalan dengan baik,” katanya.
Terpisah, anggota timsel yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi, mengaku belum menerima usulan mutasi eselon III dari pemkot. “Belum ada. Yang masuk ke BKD Pemprov Sulsel baru terkait usulan untuk pengukuhan Sittiara dan Andi Bukti Djufrie. Suratnya sudah kita kirim ke Jakarta, Kamis kemarin,” katanya saat dihubungi, Minggu (23/5).
Imran yang juga masuk tim pansel job fit memastikan Asisten II Pemkot Makassar Sittiara Kinang dan Kepala PTSP Makassar Andi Bukti Djufrie tetap mengikuti proses job fit. Hanya saja keduanya harus dikukuhkan terlebih dahulu dari jabatannya.
“Sebenarnya dapat rekomendasi dari KASN. Namun harus melalui pengukuhan dahulu. Tanpa mau menunda tahapan yang direncanakan maka fit kita ikutkan yang 17 jabatan,” katanya.
Imran yakin surat dari Kemendagri segera terbit di awal pekan. Sehingga Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bisa segera lakukan pengukuhan.

“Setelah itu kita job fit lagi. Dan kita gabung dengan hasil yang 17. Setelah itu kita laporkan ke KASN hasilnya keseluruhan,” terangnya.
Pengukuhan dilakukan menjadi aspek legalitas keduanya kembali berstatus definitif dari jabatan yang diembannya kini. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini