Connect with us

Headline

Rekrut Pekerja Terkena PHK, Siapkan Racikan untuk Hotel

H Kurdas, dari Wartawan Jadi Pemilik Usaha Bakso DASS

-

H Kurdas

SUKSES merintis berbagai jenis usaha seperti sekarang ini, bagi H Kurdas tidak terlepas dari profesi yang ditekuninya selama bertahun-tahun. Yakni sebagai seorang wartawan.

DISAMBANGI di tempat usaha Bakso DASS yang terletak di Pusat Niaga Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (3/6), Kurdas menuturkan bagaimana sampai dirinya memilih resign atau berhenti dari profesi kewartawanan dan beralih menjadi seorang wirausahawan.

”Saat menjadi seorang wartawan, banyak suka duka dan karakter yang dihadapi di lapangan. Terutama mereka yang pelit bicara. Namun sebagai wartawan, kita harus mencari narasumber, karena itu untuk kepentingan media kita. Tanpa wawancara, berita tidak akan jadi,” tutur Kurdas.
Berbagai macam karakter narasumber yang ditemui, terutama mereka yang berprofesi sebagai pengusaha. Itu kemudian menjadi inspirasi bagi Kurdas. ”Dari wawancara dari bermacam pengusaha sukses, di situlah tertanam dalam diri saya. Mudah-mudahan suatu saat saya bisa menjadi seorang pengusaha dan membangun suatu organisasi yang menggabungkan antara pekerja dan mitra kerja,” katanya.
Dalam menjalankan usahanya ini, Kurdas tidak menempatkan diri sebagai seorang pemilik. Melainkan sebagai mitra. Antara dirinya dengan 50 orang pekerjanya menerapkan pola kerja kemitraan.
”Jadi kemitraan itu akan memunculkan rasa saling membutuhkan. Saat ini saya mempekerjakan sekitar 50 orang. Mereka bekerja di beberapa bagian, seperti di bagian mie, ayam potong, dan lombok. Jadi saya merekrut pekerja yang tadinya terkena PHK (pemutusan hubungan kerja). Sepanjang mereka mau bekerja giat dan jujur akan saya tampung bekerja di sini,” terangnya.
Di tengah kondisi sulit seperti sekarang, menurut Kurdas, langkah yang dilakukan untuk tetap bertahan adalah dengan meningkatkan pelayanan ke konsumen, kepercayaan, dan tepat waktu. Prinsip inilah yang ditekankan kepada para pekerjanya.

Ketika ditanya kenapa sampai memilih usaha bakso dibandingkan jenis usaha lainnya. Kurdas mengatakan, ketika masih menjadi wartawan, dirinya beberapa kali mewawancarai pengusaha kuliner, khususnya bakso.
”Dari situ saya tertarik menekuni bisnis bakso. Karena bisnis ini menghidupi banyak orang. Apalagi makanan ini disukai banyak orang, Baik itu orang kaya, miskin, tua, maupun muda. Yang penting rasanya mantap,” tandasnya.
Dalam usaha Bakso DASS ini, ujar Kurdas, tidak semata-mata memproduksi dan memasarkan bakso. Tapi ada juga ayam potong, mie basah, dan lombok kuning. ”Saya juga ada media. Namanya DASSnews.com. Jadi yang terpenting bagi saya adalah memberdayakan orang-orang di sekitar saya supaya mereka dapat rezeki, berbagi. Mudah-mudahan dimudahkan semua,” kata H Kurdas.
Selain di Makassar, dirinya juga telah melakukan ekspansi usaha ke sejumlah daerah, seperti Kendari, Jakarta, dan Surabaya. Tidak tertutup kemungkinan akan mengkaver seluruh kawasan timur Indonesia.
”Mengawali ekspansi di Surabaya, karena semuanya serba lancar. Terutama transportasi kapal. Apalagi produk kami ini kan adalah produk frozen. Jadi kita namanya berburu dengan waktu,” ujarnya.
Tentang adanya produk bakso yang banyak menggunakan kanji, menurut Kurdas, itu tergantung pada konsumen. ”Kami punya penggilingan di pasar. Semua dilakukan secara transparan. Jadi tergantung konsumennya, mau yang bagaimana. Mau yang enak atau bagaimana. Kami cuma jasa dari daging ayam, daging sapi, kami giling menjadi bakso. Kalau mengenai campuran dari pembuatan bakso itu, tentu kembali lagi kepada konsumen atau pembelinya,” terangnya.
Mengenai harga jualnya, Kurdas mengatakan, itu bergantung pada kualitasnya. Ada yang sampai Rp100 ribu isi 50 biji. Ada yang harganya hanya Rp20 ribu. Bahkan, untuk memudahkan konsumen mendapatkan bakso DASS ini, juga disiapkan paket hemat.

”Karena tidak semua orang punya uang banyak. Jadi tetap makan bakso dengan harga terjangkau. Makanya, kalau mau makan bakso yang enak dengan harga terjangkau, maka datanglah ke Bakso DASS. Kami siap menunggu kedatangan konsumen,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, H Kurdas juga menyampaikan kalau masyarakat ingin menikmati bakso yang enak, maka pihaknya siap untuk melayani. ”Bahkan, beberapa restoran dan hotel berbintang yang menyiapkan menu bakso, mereka mempercayakan kepada kami untuk membuatkan racikannya yang enak. Syukur Alhamdulillah, usaha penggilingan daging kami juga telah mendapat kepercayaan dari banyak pihak. Termasuk dari pemilik restoran maupun hotel. Tentunya setelah mereka menikmati terlebih dahulu baksu hasil racikan kami,” kuncinya. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini