Connect with us

Headline

Kebakaran di Rutan, Napi Dievakuasi

-

IST KEBAKARAN RUTAN-Ruang penyimpanan pakaian dan peralatan makan minum di kompleks Rutan Klas IA Makassar terbakar, Minggu (6/6) dinihari. Warga binaan dan tahanan dievakuasi akibat kejadian ini.

MAKASSAR, BKM — Kebakaran melanda kompleks Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Makassar. Api berkobar di ruang penyimpanan pakaian dan peralatan makan minum pada Minggu (6/6) dinihari. Warga binaan dan tahanan yang dekat dari ruang yang terbakar pun langsung dievakuasi.
”Yang terbakar gudang penyimpanan kaus tahanan dan peralatan makan minum,” kata Kepala Rutan Klas IA Makassar Sulistyadi yang dikonfirmasi, kemarin.

Karutan menduga, penyebab kebakaran tersebut dipicu oleh hubungan arus pendek listrik. Kemudian timbul percikan api yang mengenai sebuah kardus dan pakaian yang berada di di ruang penyimpanan.
“Korsleting listrik. Mungkin ada sambungan kabel yang tidak pas, sehingga terjadi gesekan dan percikan api. Pihak kepolisian sudah menyaksikan bahwa percikan api mengenai gabus, lalu tetesan api jatuh di kaos lalu terbakar,” jelasnya.
Petugas jaga yang melihat kejadian itu, sambung Sulistyadi, langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar. “Ada beberapa unit yang datang. Petugas Damkar langsung memadamkan dan api berhasil dipadamkan tidak berlangsung lama,” ungkapnya.
Gudang yang terbakar berada di dekat blok B yang merupakan blok khusus para tahanan baru masuk yang dalam masa pengenalan lingkungan (mapenaling) rutan. Petugas Rutan langsung melakukan evakuasi terhadap para tahanan ketika peristiwa terjadi.

“Posisi gudang dekat dengan Blok B, makanya warga binaan kami pindahkan ke Blok B1. Setelah itu dilakukan pengecekan seluruh tahanan lengkap,” paparnya.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Makassar Dian Eka Junianto, juga menerangkan bahwa yang terbakar gudang pakaian warga binaan. “Blok B itu ada gudang, blok mapenaling. Ada tujuh kamar diluar dari strap sel (penjara pengasingan). Blok B terdari gudang pakaian dekat dari tangga. Beberapa meter tujuh kamar ini berjejer dan ruang strap ini. Blok B ada penghuni 60 orang dipindahkan di blok I sebanyak delapan kamar,” jelasnya.

Dian menjelaskan, pada sudut dekat tangga ini yang terbakar, bukan dari bagian kamar, berjarak dari kamar hunian. Jadi tidak ada unsur yang disabotasi. Tidak ada warga binaan yang ambil kesempatan. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada korban luka.
“Evakuasi dilakukan khusus Blok B yang 60 orang. Setelah evakuasi terkhusus blok B, dihitung kembali. Antara blok terpisah jauh. Jadi hanya evakuasi blok yang terbakar saja. Kebakaran tidak sampai membuat kepanikan. Adapun untuk kerugian material ditaksir Rp10 juta,” katanya. (jun)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini