Connect with us

Headline

Kaget Lihat Perkembangan Bandara, Sangat Suka Pisang Epe

Yasue Katsunobu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Jadi Tamu Podcast BKM

-

Sesi Podcast kanal Youtube Harian Berita Kota Makassar pada Rabu (9/6) berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Tamu yang datang begitu istimewa. Dia adalah Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Yasue Katsunobu.

Di awal perbincangan, host Putri Sasongko bertanya tentang kesan pertama Yasue ketika pertama kali mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. ”Saya kaget melihat kemajuan yang terjadi, khususnya bandara. Begitu pesat perkembangannya. Sangat bagus. Berbeda ketika waktu dulu saya datang ke sini,” tutur Yasue.
Yasue mengaku sudah pernah datang ke Makassar. Namun sudah cukup lama. Kira-kira 20 tahun yang lalu. Ia kembali ke kota ini setelah diserahi tugas selaku kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar.
Ditanya soal kuliner, lelaki yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini mengaku sangat suka dengan makanan khas pisang epe. ”Saya pernah mencobanya di dekat Pantai Losari. Sangat enak dan saya sangat menyukainya,” ujarnya sambil tertawa ringan.

Yasue Katsunobu, Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Jadi Tamu Podcast BKM

Mengaku sudah lama di Indonesia, hampir semua makanan Indonesia disukai oleh Yasue. Termasuk coto Makassar. ”Saya pernah mencobanya, tapi sedikit-sedikit,” imbuhnya.
Datang ke Makassar di akhir April, musim penghujan sudah berlalu dan beralih ke musim kemarau. Yasue bisa mendapati langit Makassar yang begitu biru. Begitu pula dengan air laut di selat Makassar yang sangat biru. Ia sangat senang melihat pemandangan bagus ini.

Disinggung tentang kerja sama Jepang dan Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, Yasue menyebut sektor ekonomi dan investasi. ”Di Sulawesi Selatan ini terkenal dengan Kopi Toraja. Juga kakao yang merupakan bahan baku pembuatan cokelat. Di Jepang juga banyak perusahaan yang mengelola ini. Jadi menjadi komoditi yang dikerjasamakan antara Jepang dan Indonesia,” terangnya.
Selain itu, perusahaan swasta asal Jepeng juga telah menjalin sejumlah kerja sama di daerah ini. Khususnya di bidang perikanan, pertanian, dan sebagainya. Ada pula kerja sama proyek pembangunan, seperti pelabuhan, jalan tol, dan bendungan Bili-bili. ”Saya harus banyak belajar di Makassar ini,” tandasnya.
Sebelum datang ke studio BKM di lantai tiga Gedung Graha Pena, Yasue menggelar pertemuan dengan jajaran direksi Fajar Grup di lantai 19 Graha Pena. Pertemuan dihadiri unsur pimpinan Fajar Holding. Di antaranya H Syamsu Nur, Dr HM Ridwan Arief, Andi Syafiuddin Makka, Hatta Alwi Hamu, Direktur Harian Berita Kota Makassar Mustawa Nur, rektor Universitas Fajar, dan pimpinan perguruan tinggi Nitro.
Kunjungan tersebut dijadikan oleh Yasue untuk memperkenalkan diri karena baru saja ditempatkan menjadi kepala kantor konsulat di Makassar dan mulai bertugas 23 April 2021. Selain itu, ia juga menjajaki peluang kerja sama di bidang kebudayaan dan kesenian, sebagai bagian dari upaya mengenalkan budaya dan seni Jepang. (*/rus)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini