Connect with us

Politik

Bawaslu Lakukan Penguatan Kelembagaan di Pinrang

-

PINRANG, BKM–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara kelembagaan telah melalui proses dan perjuangan luar biasa hingga dapat melaksanakan tugas dan kewenangannya seperti saat ini. Amanat tersebut tentu harus diiringi dengan kesadaran kolektif yang wajib terbangun di seluruh jenjang kelembagaan Bawaslu.
Karenanya, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi mengurai empat hal yang penting diperkuat dan dibangun dalam rangka menjaga amanat UU tersebut.
“Pertama, konsolidasi kelembagaan harus diperkuat, salah satunya melalui rekrutmen SDM yang terbaik dari tingkat bawah sampai ke atas. Kedua, konsolidasi wawasan antara kesekretariatan dengan para anggota Bawaslu, Ketua menekankan kepada para staf agar memahami aturan dan kerja kepemiluan untuk menunjang kerja lembaga. Ketiga, konsolidasi jaringan, yakni bagaimana membuat kerja sama dengan lembaga lembaga lain, dengan memperkuat kerja sama dengan pihak luar itu bisa menjadi ruang kritik untuk internal bawaslu, dan keempat adalah konsolidasi perilaku,” urai Arumahi pada kegiatan Pengembangan dan Pembinaan SDM Bawaslu Pinrang, Kamis (10/6).

Ia berharap dengan diperkuatnya empat hal tadi, potensi pelanggaran etik di jajaran penyelenggara dapat berkurang atau bahkan tidak ada lagi.
Anggota majelis TPD DKPP Dr. Gustiana A. Kambo yang juga hadir mengatakan bahwa penyelenggara pemilu itu diibaratkan malaikat yang seharusnya tidak ada memiliki cacat.
“Tidak ada salah atau tidak melanggar soal etika dan profesionalisme para penyelenggar sehingga makna integritas itu utuh dalam dirinya,” jelas Dr Gustiana.
Sehari sebelumnya, komisioner bawaslu Sulsel Adnan Jamal menghadiri pelatihan penyusunan Legal Opinion (LO) atau pendapat hukum di Kabupaten Maros, Rabu (9/6).
“Konsolidasi kelembagaan jelang Pemilu harus dimaknai dengan meningkatkan wawasan pengawas pemilu sehingga pembuatan legal opinion adalah sesuatu yang mutlak dikuasai,”ujar Adnan yang juga dari divisi Hukum dan Datin Bawaslu Sulsel.
Adnan juga menjelaskan tentang tata cara penulisan legal opinion kepada peserta kegiatan yang terdiri dari ketua, anggota dan kepala sekretariat beserta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Maros. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini