Connect with us

Headline

Kepala BKKBN RI Apresiasi Penurunan Stunting di Takalar

-

BKM/ARI IRAWAN KUNKER-Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo berbicara di depan para pemangku kepentingan dan penyuluh KB di Baruga I Mannindori, Kantor Bupati Takalar ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah ini, Kamis (10/6).

TAKALAR, BKM — Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI Dr (HC) dr Hasto Wardoyo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Takalar, Kamis (10/6). Ia didampingi Deputi Kependudukan BKKBN Pusat, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Agus Suprapto, dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj Andi Ritamariani. K
unjungan ini disambut oleh Wakil Bupati Takalar H Achmad Se’re, bersama para penyuluh dan kader KB di Baruga I Mannindori Kantor Bupati Takalar.

Menyambut pimpinan BKKBN RI, Wabup H Achmad Se’re menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya karena bersedia berkunjung ke Takalar.
“Suatu kehormatan bagi kami karena telah dikunjungi langsung oleh Bapak Kepala BKKBN bersama rombongan. Mendapat kunjungan tentu akan banyak manfaat arahan-arahan yang kami peroleh,” ujar H De’de, sapaan akrabnya.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, mengakui kalau kunjungannya ke Takalar tepat. Diapun menyampaikan terima kasih, karena pemerintah daerah telah membantu menyukseskan Pendataan Keluarga (PK) 2021.

Dijelaskan Hasto, selain sukses dalam PK 2021, Kabupaten Takalar juga mencetak prestasi dalam menurunkan angka stunting selama kurun waktu empat tahun terakhir.

Awal 2017, kata dr. Hasto Wardoyo angka stunting di Takalar mencapai 40 persen tetapi tahun ini turun hingga 13 persen. Mengalami penurunan hingga 27 persen.

“Dari laporan Ibu Kadis, ini cukup fantastis. Karena kami sendiri di BKKBN Pusat untuk menurunkan angka stunting 2,5 persen setahun itu tertatih luar biasa. Dan Takalar ini, jika dirata-ratakan mampu menurunkan angka stunting 7 persen setahun. Takalar ini bisa jadi percontohan penurunan angka stunting di Indonesia,” Hasto memberi apresiasi.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah kabupaten, dr Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa untuk pelayanan KB dan sejenisnya yang dulu diperwakilan kini diserahkan ke kabupaten. Termasuk penganggarannya ke depan. (ira/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini