Connect with us

Headline

Satgas Raika Bukan Menebar Ketakutan ke Pelaku Usaha

Master Makassar Recover Kecamatan Panakkukang Andi Pangeran Nur Akbar

-

MAKASSAR, BKM– Penanganan Covid-19 saat ini masih terkendali di Kota Makassar. Tiga sub program Makassar Recover yaitu, penguatan imunitas, adaptasi sosial serta pemulihan ekonomi cukup berhasil memberikan pengaruh baik. Utamanya pada pemulihan ekonomi di tengah masa pandemi.
Master Makassar Recover Kecamatan Panakkukang Andi Pangeran Nur Akbar mengatakan, tiga sub program dalam Makassar Recover terus dimaksimalkan. Dalam setiap sub bagainnya tentunya dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seperti pada sub bagian penguatan imunitas kesehatan yang saat ini telah sampai ke tahap sosialisasi, serta pelatihan terhadap 940 orang relawan detektor yang nantinya memiliki tugas mendata setiap warga masing-masing wilayah yang masuk di Kecamatan Panakkukang.
“Seperti yang disampaikan oleh Pak Wali, program Makassar Recover ini adalah multiinovasi. Itu sangat tepat. Karena tiga sub bagian program saling berkaitan tidak boleh dipisahkan dalam mengendalikan covid-19,” kata Andi Pangeran Nur Akbar dalam Youtube Berita Kota Makassar yang diunggah, Sabtu (12/6).

BKM/NUR HAMZAH Andi Pangeran Nur Akbar

Adapun pembentukan Satgas Raika, lanjut Andi Pangeran, untuk mengawal atau mengurai kerumunan masyarakat di titik-titik keramaian. Hadirnya Satgas Raika bukan untuk menebar ketakutan dan kekhawatiran kepada pengusaha. Melainkan hanya mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan pembatasan waktu operasional di tempat-tempat usaha.
“Makanya, kami mempertegas di adaptasi sosial. Kenapa? Karena ketika adaptasi sosial jebol, maka langsung dapat mempengaruhi imunitas kesehatan dan pemulihan ekonomi tentunya,” sambungnya.
Diapun mengharapkan kepada seluruh masyarakat hingga pelaku usaha agar senantiasa menjaga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan pembatasan waktu operasional tempat usaha hanya sampai pukul 22.00 Wita.
“Satgas Raika menjaga stabilitas ekonomi. Ini perlu masyarakat pahami. Kan kemarin banyak protes pada pembatasan waktu operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 Wita. Padahal ini kan sangat humanis dibandingkan sebelumnya yang sempat lockdown,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Andi Pangeran begitu memperhatikan dan memperketat pelaksanaan prokes 5M di kantor Kecamatan Panakkukang. Hal itu untuk memberikan contoh yang baik dari pemerintah.
“Pemerintah yang baik adalah yang menjadi contoh baik. Harus terdepan dalam pelaksanaan prokes 5M yang baik. Kami tidak hanya sekadar menjaga prokesnya, tetapi memberikan edukasi prokes,” tutupnya. (arf)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini