Connect with us

Politik

Tren Lonjakan Pemilih PKB Ungguli PDIP, Gerindra dan Golkar

-

MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapat lonjakan pemilih yang sangat tinggi. Hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menempatkan PKB sebagai partai politik (parpol) yang memiliki tren lonjakan pemilih paling signifikan dalam tiga bulan terakhir. Tren peningkatan PKB bahkan melampaui PDIP, Gerindra, dan Partai Golkar.
Mengacu pada hasil survei sebelumnya pada Maret 2021 lalu, saat ini hanya ada dua parpol yang mengalami tren kenaikan suara yakni PKB dan PDIP. Namun, tren lonjakan pemilih PKB jauh lebih signifikan. Hasil survei sebelumnya pada Maret 2021 lalu perolehan suara PKB bertambah 2%, dari sebelumnya hanya 7,7%, kini menjadi 9,7% pada Mei 2021. Sementara PDIP dari hanya bertambah 1%, dari sebelumnya 24,9% menjadi 25,9%.

Sementara Partai Gerindra dari sebelumnya 11,6% menjadi 10,9%. Begitu pula Partai Golkar dari 11,6% menjadi 10,7%, Demokrat dari 7,5% menjadi 6,6%, PKS dari 5,2% menjadi 4,6%. Nasdem dari sebelumnya 4,1% menjadi 3,7%, PPP 2,7% menjadi 2,6%, dan PAN dari 2,5% menjadi 1,8%.
Pada survei akhir Mei 2021, SMRC memotret ada 5 klaster parpol dilihat dari tingkat dukungan pemilih nasional. Klaster 1 pada Pemilu 2019 PDIP mendapatkan 19,3% suara, tidak berbeda jauh dari hasil 2014. Pada survei terakhir, PDIP dipilih 25,9%. Sementara sebelum pemilu 2014, PDIP selalu di atas. Klaster 2, Gerindra dan Golkar bersaing ketat pada Pemilu 2019. Di survei terakhir Mei 2021 juga demikian, di angka 10,9%.
Klaster 3, partai yang stabil antara 4-9% PKB, Demokrat, dan PKS. Klaster 4, partai yang kurang stabil untuk lolos ambang batas parlemen. Nasdem, PAN, dan PPP. Klaster 5, partai nonparlemen yang masih belum terlihat mengalami kemajuan. “Masih ada waktu 2,5 tahun untuk mengubah peta kekuatan partai di atas,” bunyi keterangan SMRC, dikutip Minggu (13/6).
Survei dilakukan 21-28 Mei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.220 responden dengan margion of error sekitar 3,05% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu PKB Jazilul Fawaid mengaku tidak menyangka bahwa tren peningkatan suara PKB paling signifikan dibandingkan parpol. Padahal, PKB baru saja melakukan konsolidasi nasional melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

“Tentu hasil survei SMRC ini menjadi suntikan semangat baru bagi kami dan seluruh kader PKB dimanapun berada. Tentu tugas kami adalah terus merawat tren positif ini untuk mencapai target peningkatan suara PKB. Tapi dari pengalaman sebelum-sebelumnya, kalau trennya positif seperti ini insyaallah akan terus positif,” tuturnya.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad mengapresiasi naiknya tran dukungan untuk PKB, khususnya di Sulsel. “Ini motivasi untuk terus mendekati masyarakat,”jelas Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini.
Sebelumnya, Ketua PSI Sulsel Mohammad Fadli Noer dan ketua Perindo Sulsel Sanusi Ramadan memberikan tanggapan atas elektoral Partai Gelora yang naik drastis.
“Kami pikir sah-sah saja klaim seperti itu mengingat sebagian aktifis mereka berasal dari partai lama sehingga dapat terjadi realokasi dukungan dari partai lama ke partai baru. PSI saat ini fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi proses verifikasi ulang yang akan dilakukan KPU,”ucap Fadli Noer.
Sementara itu, Sanusi juga berpendapat sama. “Ya sah-sah saja, apalagi pemilu masih lama, yang penting itu bagaimana lolos dalam pemilu dulu dalam verifikasi KPU,”pugnkas Sanusi. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini