Connect with us

Kriminal

Polisi Kejar Pemasok Sabu

Berkas Empat Oknum Pejabat Pemkot Dilimpahkan ke Kejari

-

RILIS KASUS -- Satuan Narkoba Polrestabes Makassar saat merilis kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba empat pejabat lingkup Pemkot Makassar beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, BKM — Penyidik Satuan Narkoba Polrestabes Makassar beberapa waktu laku menangkap empat orang oknum pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, berkas keempat oknum pejabat tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Selasa siang (15/6).

Keempat oknum pejabat tersebut masing-masing Asisten I Setda Kota Makassar berinisial SB (44), Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat MY (46), Kepala Bidang Arsip Dinas Kearsipan IM (49), dan Camat Wajo SY (44).
Dari hasil keterangan keempat terduga mengungkapkan kalau barang bukti sabu dibeli dari seorang pemasok sabu. Atas ungkapan tersebut, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar masih melakukan pengejaran terhadap pemasok sabu empat oknum pejabat Pemkot Makassar.
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Indra Waspada yang dikonfirmasi BKM, membenarkan kalau berkas terduga SB Cs sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan untuk tahap satu.

Saat ini penyidik menunggu petunjuk jaksa penuntut umum dalam meneliti berkas perkara dari kelipolisian. Apakah berkas yang penyidik kirim sudah lengkap. Jika sudah lengkap, penyidik akan tahap ke dua.
Atas perbuatannya, keempat oknum pejabat tersebut dijerat pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Indra Waspada juga menambahkan, keempat pejabat tersebut sementara pemulihan di RS Sayang Rakyat. Karena pihaknya belum mendapat jawaban dari pihak Balai Rehabilitasi BBN Baddoka Makassar.
Usai mengirim surat permohonan tempat rehab empat tersangka, penyidik juga akan mempercepat perampungan berkas. Jadi penyidik minta di sana saja, di RS Sayang Rakyat itu juga lembaga resmi yang bisa dilakukan tempat rehabilitasi.
Pihaknya juga telah memberikan pengawasan penuh kepada empat tersangka ketika menjalani proses rehab di RS yang berlokasi di Kecamatan Biringkanya. (jul) 

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini