Connect with us

Politik

Golkar Sinjai Buka Pendaftaran Ulang 21-22 Juni

Nasran: Saya Ingin Musda di Sinjai Bersatu

-

IST MELAPORKAN--Pelaksana ketua Golkar Sinjai HM Nasran Mone bersilaturahmi dengan Bupati Andi Seto Gadhista Asapa guna melaporkan persiapan musda

MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sinjai akan membuka pendaftaran ulang untuk bakal calon ketua pada Senin (21/6) hingga Selasa (22/6).
Hal ini disampaikan pelaksana tugas (plt) Ketua DPD II Golkar Sinjai H Nasran Mone, Kamis (17/6).
“Kami sudah menggelar rapat di Sinjai pada Rabu 16 Juni, Rapat itu menghasilkan keputusan bila panitia dan pengarah akan membuka pendaftaran ulang,”ujar Nasran Mone kemarin.

Usai pendaftaran, Golkar Sinjai akan melakukan konsolidasi pada Sabtu (26/6), “Esok harinya yakni pada Minggu 27 Juni akan digelar musyawarah daerah. Dua kegiatan ini rencanya akan dihadiri ketua Golkar Sulsel Bapak Taufan Pawe,”jelas Nasran.
Nasran yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Makassar ini berharap musda golkar Sinjai akan berlangsung dengan keakraban sesuai tagline sinjai bersatu.
Golkar Sinjai juga sudah bertemu dengan wanhat atau dewan penasehat yakni Andi Massalinri Latif serta bupati Sinjai Andi Seto Gadishta Asapa.
“Pak Wanhat yakni Andi Maasilinri Latif sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir, sedangkan Pak Bupati juga berupaya untuk hadir selaku pembina politik didaerah,”jelasnya.
Sebagai politisi senior Partai Golkar, Nasran Mone menepis bila dirinya punya pemihakan dari dua bakal calon yang pernah mendaftar yakni Andi Kartini Ottong dan Kahar Kantao.
Nasran menegaskan bila surat keputusan (SK) Iszkandar Zulkarnain Latif itu telah berahir pada 15 maret 2021. Icul-panggilan akrab Iskandar Zulkarnain Latif membuka pendaftaran pada tanggal 8 hingga 19 Maret, sehingga waktunya telah lewat. “Karena SK telah berahir, maka Golkar Sulsel menunjuk saya sebagai plt ketua Golkar Sinjai pada 24 Mei. Langkah saya yang pertama membatalkan produk yang dilakukan oleh Icul sebagai plt, juga membatalkan SK panitia dan pengarah. terakhir saya juga membatalkan sembilan pimpinan kecamatan yang masa kerjanya juga telah berahir,”jelasnya.

Nasran lalu menerbitkan SK sesuai aturan yang berlaku, sehingga ada kader yang kembali terpilih sebagai pengarah dan panitia serta pimpinan kecamatan. “Jadi hanya mengganti SK baru, namun ada juga yang tidak tepilih karena selama ini sudah tidak aktif lagi,”jelasnya. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini