Connect with us

Kriminal

Peminta-minta di Flyover Terjaring Operasi Premanisme

-

RILIS -- Kasat Reskrim Polrestabes Makassar didampingi Kasat Binmas dan Kasubag Humas Polrestabes Makassar merilis penangkapan para peminta-minta di flyover.

MAKASSAR, BKM — Delapan orang peminta-minta di flyover masing-masing berinisial AG, TG, RY, SH, HD, RS, FY, dan SD, pada Rabu sore (16/6), terjaring operasi premanisme oleh Satreskrim Polrestabes Makassar.

Mereka kemudian digiring ke Polrestabes Makassar untuk didata identitas dan diinterogasi. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar yang baru dilantik, Kompol Jamal Fathur, saat merilis hasil operasi ini di aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Kamis siang (17/6), mengemukakan, hasil interogasi terhadap delapan orang ini, empat orang melakukan minta-minta sumbangan mengatasnamakan masjid. Namun hasilnya disetorkan kepada seseorang.
Didampingi Kasat Binmas, AKBP Azhan dan Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, Kasat Reskrim lanjut mengatakan, ada juga yang meminta-minta mengaku hasil sumbangannya disetorkan ke masjid.
”Tapi ini masih kita akan dalami,” tegas Kasat Reskrim.
Bahkan ada yang bilang melakukan aksinya berkedok sebagai pak ogah di flyover. Termasuk ada juga yang mengamen. Aksi mereka tentu sangat meresahkan pengendara di jalan raya. Karena ada yang mengamen meminta uang kepada pengendara secara paksa. Kalau tidak diberikan, mereka tidak segan-segan melempar kenderaan.

Modus mereka memakai kardus bertuliskan sumbagan salah satu masjid. Bahkan pengakuan mereka juga bervariasi ada yang bilang melakukan hal ini untuk sumbagan dan ada pula kepentingan diri sendiri. Juga ada yang bilang untuk bayar kredit motor. Sementara Kasat Binmas Polrestabes Makassar, AKBP Azhan, mengemukakan, operasi premanisme ini atas instruksi Kapolri. ”Sehingga kami tindak lanjuti untuk memberantas para pramanisme. Kami pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar memberikan sumbagan di jalanan harus pada tempat dan kena sasaran,” katanya.
Sedangkan Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengemukakan, operasi premanisme ini akan terus dilakukan. Karena aksinya sangat meresahkan masyarakat. Kasubag Humas meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi tentang aksi para premanisme baik melalui secara langsung maupun tidak.
”Apalagi kami sudah siapkan hotline call center 110 untuk mempermudah masyarakat menyampaikan ke polisi tentang keberadaan para premanisme,” kata AKP Lando. (jul) 

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini