Connect with us

Headline

Modus Paket Salah Alamat, Polisi Ungkap Sabu 1 Kg

-

MAKASSAR, BKM — Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Sulsel berhasil menggagalkan transaksi obat terlarang jenis sabu seberat 1 kg. Pengungkapan kasus ini berlangsung di kawasan perumahan elit Citra Garden di Jalan Yusuf Bauty, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (2/8).

Penangkapan terduga penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. Dikatakan, pelaku berinisial FA (27) telah diamankan bersama barang bukti 1 kg sabu yang dikemas dalam paket bungkusan.

” Iya benar, kami berhasil mengamankan seorang terduga penyalahgunaan narkoba berikut barang bukti diduga narkoba jenis sabu di Perumahan Citra Garden di Gowa,” ujar E Zulpan, Selasa (3/8).
Ia lalu menguraikan kronologi penangkapan FA. Dibeberkannya, FA diciduk berawal ketika polisi menerima informasi bahwa di salah satu rumah di perumahan Citra Garden sering terjadi transaksi narkoba. Modusnya, pelaku menerima paket via jasa kurir pengantaran dan selalu memakai alamat palsu. Karenanya, pengantar paket atau kurir yang membawanya kemudian menitipkannnya di pos security perumahan Citra Garden.

Rumah yang dimaksud adalah rumah milik FA.
Setelah mendapatkan informasi itu, polisi lalu menyelidiki rumah tersebut. Beberapa hari dalam penyelidikan, aparat sudah menerima informasi bahwa paket tersebut sudah diantarkan melalui jasa pengiriman ke rumah target. Namun karena tetap pakai alamat palsu, sehingga kurir membawanya ke pos security.

Dalam pengawasan polisi, FA terlihat menuju arah pos security untuk mengambil paketnya. Saat itu dengan cepat anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang sementara memegang dan mengambil paket satu kardus snack di pos security.

“Saat kardus dibongkar, ditemukan beberapa bungkus makanan ringan berupa kue camilan bipang, sabun batangan empat biji, dan satu bungkusan teh China. Dalam kemasan bungkusan teh China inilah tersimpan bahan bening kristal yang diduga sabu. Setelah ditimbang beratnya 1 kg,” jelas E Zulpan.

Saat dinterogasi, FA mengaku jika paket tersebut dipesan dari rekannya berinisial RF. Selanjutnya tim kepolisian menuju ke rumah RF di Jalan Sungai Saddang. Namun RF tidak ditemukan dan kini jadi DPO.
Saat FA dalam penanganan polda dan sementara menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini