Connect with us

Gojentakmapan

Petugas Jasa Raharja Datangi Rumah Ahli Waris

-

DATANGI AHLI WARIS -- Petugas Jasa Raharja wilayah Gowa, Iqbal Ferdiawan bersama Kanit Laka Polres Gowa, Ipda Ahmarullah Sahram, saat mendatangi rumah ahli waris korban tabrakan.

GOWA, BKM — Seorang anak adalah hadiah terbesar yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa kepada setiap orang tua. Orangtua pasti akan melakukan apapun demi kebahagiaan anaknya. Maka saat sang anak dipanggil kembali Tuhan Yang Maha Kuasa, banyak orangtua tidak langsung mampu menerima takdir dan larut dalam kesedihan.

Duka mendalam itu begitu terasa saat petugas Jasa Raharja wilayah Gowa, Iqbal Ferdiawan bersama Kanit Laka Polres Gowa, Ipda Ahmarullah Sahram, mendatangi rumah ahli waris korban tabrakan pada hari Minggu, tanggal 25 Juli 2021.
Seorang anak balita berusia tiga tahun warga Somba Opu, Kabupaten Gowa meninggal dunia setelah ditabrak sebuah kendaraan Toyota Yaris warna merah. Kejadian itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 24 Juli 2021 sekitar pukul 17.30 Wita. Korban sempat dibawa ke RS Islam Faisal Makassar. Tetapi nyawa korban tidak bisa tertolong.
Iqbal Ferdiawan, setibanya di rumah duka menyampaikan turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami. Selanjutnya, Iqbal membantu melengkapi dokumen-dokumen pendukung agar santunan sebesar Rp50.000.000 bisa segera diserahkan

Lebih lanjut Iqbal mengatakan, tidak pernah mudah mendatangi rumah ahli waris yang baru saja kehilangan anggota keluarganya. Perasaan sedih selalu muncul ketika melihat tangisan keluarga dan kerabat di depan jenazah.
Hal yang sama diungkapkan Ifriyantono, Kepala Jasa Raharja Cabang Sulsel. Diungkapkan, banyak cerita duka yang dibawa petugas Jasa Raharja setelah melakukan penyerahan santunan ke rumah ahli waris. Cerita mengenai keluarga yang kehilangan ayah sekaligus sebagai tulang punggung keluarga dan sang istri yang harus bertahan melanjutkan hidup untuk membiayai kebutuhan anak-anaknya. Juga cerita dari seorang suami yang harus kehilangan istri yang sangat dicintainya.
Namun, kata Ifriyantono, inilah salah satu alasan mengapa ia dan petugas Jasa Raharja yang lain begitu mencintai pekerjaannya. Makna hidup, kehilangan dan kasih sayang yang ditemui dari setiap ahli waris menjadi dorongan tersendiri untuk selalu melakukan yang terbaik bagi keluarga dan orang-orang tersayang. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini