Connect with us

Headline

Air Kurang, Toilet KM Umsini Tersumbat

-

MAKASSAR, BKM — Kapal Umsini sudah dioperasikan selama tiga sebagai tempat isolasi bagi warga yang terpapar covid bergejala ringan maupun orang tanpa gejala (OTG). Namun, masih banyak fasilitas di atas kapal yang harus dibenahi dan disempurnakan.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku mendapat laporan jika ada beberapa persoalan yang harus ditindaklanjuti. Di antaranya air bersih yang kurang, beberapa toilet tersumbat, dan ditemukan kecoak di atas kapal.

Danny mengatakan, karena persoalan itu menyangkut kapal, maka pihaknya terpaksa menelepon langsung kepala cabang PT Pelni untuk melaporkannya. Dia juga menginstruksikan ke Bagian Umum Pemkot Makassar untuk mensupport kebersihan di atas kapal agar bisa ditempati dengan nyaman.
Bukan cuma itu, sejumlah fasilitas yang dijanjikan bisa digunakan selama melakukan isolasi, hingga saat ini belum direalisasikan. Seperti akses WiFi yang masih lambat. Peralatan audio yang akan digunakan jika akan senam dan aktivitas lain yang butuh pelantang suara. Serta peralatan pancing yang dijanjikan sebanyak 100 unit.
“WiFi masih lemah. Saya sudah instruksikan ke Infokom urus secepatnya. Soal audio juga. Bagaimana mau senam kalau tidak ada sound system. Makanya saya perintahkan bawami televisi, bawami sound sistem naik ke kapal. Termasuk pengadaan alat pancing kita upaya besok (hari ini) adami,” kata Danny saat ditemui di kediaman pribadinya di Jalan Amirullah, Rabu (4/8).

Dia berjanji dalam satu hingga dua hari ke depan, seluruh persoalan yang ada bisa diselesaikan semua. “Tapi Insyallah satu dua hari ini selesai. Artinya memang saya menargetkan tiga hari evaluasi. Ini kan sudah masuk hari ketiga. Dan evaluasi tadi ini sudah jalan,” tambahnya.
Satu lagi persoalan yang akan diselesaikan adalah terkait antar jemput tenaga kesehatan. Dia mengaku menerima laporan, nakes yang bertugas malam tidak dijemput. Akhirnya mereka menginap di atas kapal.
Ternyata setelah dikonfirmasi ke Pemadam Kebakaran selaku penanggung jawab, diketahui jika ombak terlalu besar. Sementara kapal yang disiapkan untuk menjemput adalah kapal pemadam kebarakan berukuran kecil. Terpaksa pihaknya meminta bantuan TNI Angkatan Laut.
Soal orang-orang yang bisa dirawat di KM Umsini, Danny mengajukan usulan ke Pemprov Sulsel. Kalau memungkinkan, orang yang isolasi di sana adalah mereka yang kisaran umurnya 20 hingga 40 tahun. Sementara di Asrama Haji Sudiang bagi mereka yang berumur di bawah 20 tahun dan di atas 40 tahun. Khusus untuk BBPK atau Bapelkes, dikhususkan bagi tenaga kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberi apresiasi kepada Pemkota Makassar yang mengadirkan tempat isolasi apung di atas KM Umsini. Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman saat menggelar rapat koordinasi secara virtual mengenai penanganan pandemi covid-19, khususnya di Sulsel.
“Saya mengapresiasi wali kota Makassar yang berinisiatif menggunakan kapal KM Umsini sebagai isolasi apung,” tuturnya.
Sudirman berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah yang diambil Pemkot Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya. “Kita harap pemerintah kabupaten kota lainnya mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemerintah Kota Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar covid-19, namun tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan rumah sakit,” jelasnya. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini