Connect with us

Metro

Teliti Konflik Tambang di Bone, Dosen Unibos Raih Doktor di UNM

-

MAKASSAR, BKM — Konflik sosial merupakan masalah krusial dalam aktivitas pertambangan. Fenomena diawali karena terjadi diskonektisitas sosial. Seperti yang dialami PT Freeport Indonesia, PT Vale, PT Newmont NTT, dan lainnya. Berdasarkan fakta sosial itulah, Ilham Samanlangi melakukan riset disertasi dengan judul Diskoneksitas Sosial di Lingkar Tambang (Studi Kasus Industri Pertambangan) di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.

Riset disertasi dosen Program Studi (Prodi) Pertambangan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar dipertahankan di depan tim penguji untuk meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Sosiologi di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis, 5 Agustus 2021 melalui virtual aplikasi zoom meeting.

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum., dengan anggota Prof.Dr.Andi Agustang,M.Si., Prof.Dr.Arlin Adam,SKM.,M.Si., Prof.Dr. A. Syamsu Kamaruddin,M.Si., Prof.Dr.Suradi Tahmir,M.S., Dr.Muhammad Syukur,M.Si., dan Dr.Muhammad Yunus.M.Si.

Riset ini bertujuan mendeskripsikan secara komprehensif keterputusan sosial pada proyek pertambangan bijih besi di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Metode riset menggunakan metode campuran dengan disain sekuensial yang dimulai metode kualitatif dilanjutkan metode kuantitatif.

Hasil riset mantan Dekan Fakultas Teknik UVRI Makassar dua periode (2012-2020) ini menemukan bahwa penyebab diskoneksitas sosial. Antara lain adanya dampak lingkungan yang merusak mata pencaharian warga sekitar areal tambang, perusahaan kurang menghargai kearifan lokal, peran pemerintah belum maksimal sebagai mediator, dampak ekonomi berupa hilangnya mata pencaharian di sektor pertanian, dan dampak sosial berupa kecemburuan antarwarga.

Sekretaris Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan (2020- 2023) ini menemukan konsep baru sebagai novelty disertasinya, yaitu komunikasi transformatif berbasis kearifan lokal.

Menurut Pengurus ISNU (Ikatan Sarjana NU) Sulawesi Selatan (2018-sekarang), tindakan komunikatif sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan pertambangan di Kecamatan Bontocani, Kabaputen Bone. Temuan dan dalil riset, secara teoretik, mengonfirmasi kebenaran Teori Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas.

Seusai menjawab sanggahan, bantahan, dan klarifikasi dewan penguji, Ilham Samanlangi dinyatakan lulus dengan IPK 3,96 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai alumni ke-960 PPs dan ke-172 Prodi Ilmu Sosiologi.

Rektor Unibos Makassar, Prof.Dr.Ir.Muhammad Saleh Pallu,M.Eng. merasa bangga atas prestasi dosennya meraih gelar doktor. ”Kajian Ilham Samanlangi sangat sesuai dengan bidang keilmuan pertambangan yang selama ini digeluti,” ujar dosen Fakultas Teknik Unhas ini.

Dalam ruang zoom meeting, selain rektor Unibos, hadir pula para wakil rektor, sekretaris rektor, kaprodi Partambangan FT Unibos, Asdir II PPs Unibos, dosen dan kolega. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini