Connect with us

Politik

Tokoh Politik Punya Kepentingan Terhadap Rencana Pilgub

-

SEMENTARA itu, pengamat politik Dr Arief Wicaksono mengakui bila meski pilpres masih lama, namun perlu diingat bahwa kompetisi yang sesungguhnya tidak didasarkan pada hari H saja. Jauh-jauh hari, skenario sudah harus disusun, persiapan memperoleh kendaraan juga sudah harus dimatangkan, finansial untuk mobilisasi sudah harus diadakan, terakhir, calon pasangan juga harus mulai dilirik-lirik.

Fenomena pertemuan antara NH dan Andi Amran Sulaiman, juga Adnan dan Danny Pomanto, mau tidak mau akan terbaca seperti itu, meskipun misalnya Adnan mungkin hanya berkoordinasi soal penanganan Covid dengan Danny, atau NH mungkin hanya sekedar bertemu soal bisnis dengan Andi Amran.
“Tetapi dalam kacamata publik, mereka yang tersebut diatas adalah para tokoh politik yang besar kemungkinan, juga punya kepentingan terhadap rencana Pilgub di tahun 2024. Apalagi jika melihat penjadwalan pemilu serentak 2024, agenda pertama yang paling urgen adalah Pilpres dan Pileg di awal-awal tahun,”jelas Arief Wicaksono.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unibos ini menilai jika momentum tersebut penting sekali bagi para politisi, untuk membuat banyak alternatif gerakan untuk, memenangkan Capres tertentu, dan menambah kursi legislatif. “Agenda itulah nanti yang akan menentukan, bagaimana pertarungan pada jadwal kedua diakhir-akhir tahun, yaitu Pilkada,”jelas Arief.

Pengamat politik dan Direktur Akar Indonesia Mukhlis, mengungkapkan, sebagai tokoh repsentatif Indonesia Timur, paket Cak Min-Amran Sulaiman bisa menjadi paket ideal, Agamis – nasionalis, menjadi paket jawa dan di luar Jawa.
Sebagai Menteri Pertanian Indonesia maju ini, Amran Sulaiman diharapkan bisa menggenjot produksi dan kesejahteraan petani di tengah isu akan krisis pangan.
“Prestasi kementan di kepemimpinan Amran Sulaiman berhasil mengantarkan Kementan meraih WTP 3 kali berturut turut,” katanya. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini