Connect with us

Gojentakmapan

TPID Diminta Jaga Harga dan Stok Bahan Pokok

-

GOWA, BKM — Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Abd Rauf Malaganni meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa agar tetap menjaga kestabilan harga. Termasuk stok sejumlah kebutuhan bahan pokok selama pandemi Covid-19.
Pada masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat terdampak dari segi penghasilan dan pendapatan. Karena itu, TPID diminta tetap menjaga inflasi di Kabupaten Gowa agar tidak menimbulkan masalah di masyarakat.

Wabup Gowa mengatakan, sejauh ini secara umum harga dan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok masih tetap terkendali. Kecuali cebe rawit, harganya mengalami kenaikan.

”Alhamdulillah, sejauh ini inflasi di Gowa masih terkendali. Karena itu, saya minta kepada TPID agar tetap menjaga, mempertahankan dan mengontrol setiap saat harga-harga kebutuhan di pasaran,” kata Rauf Kr Kio, sapaan akrab Wabup Gowa usai mengikuti virtual dengan Presiden RI Joko Widodo didampingi Pj Sekretaris Kabupaten Gowa, Kamsina dan para anggota TPID Gowa, di Peace Room A’kio Pemkab Gowa, Rabu siang (25/8).
Dalam virtual itu, Presiden Joko Widodo meminta seluruh daerah untuk tetap menjaga stok dan kestabilan harga barang-barang kebutuhan pokok sebab stabilitas harga ini sangat penting bagi masyarakat rakyat Indonesia.
”Kalau ada hambatan-hambatan di lapangan segera selesaikan hambatan itu. Ini perlu, baik kendala di produksi maupun di distribusi,” kata Joko Widodo dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 bersama TPID kabupaten/kota tersebut.

Presiden Joko Widodo juga meminta TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi. Tapi juga pro aktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif, membantu meningkatkan produktivitas petani, nelayan dan memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan naik kelas.
”Yang ketiga saya minta momentum pandemi untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian. Karena di tengah pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian menjadi sektor unggulan dan bisa tetap bergerak produktif serta mampu melibatkan banyak tenaga kerja,” tandas Presiden RI. (sar)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini