Connect with us

Sulselbar

Anwar: Tidak Biasanya Anakku Menelpon Lama

Danrem-Dandim Hadiri Pemakaman Korban KKB

-

HADIR -- Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djadhar Djamil bertindak sebagai Irup dalam pemakaman jenazah almarhum Pratu Sul Ansyari Anwar, korban kebiadaban Kelompok Teroris Papua di Dusun Botto Lampe Desa Lompo Tengah Kecamatan, Tanete Riaja Kabupaten Barru.

PAREPARE,BKM–Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djadhar Djamil bertindak sebagai inspektur upacara dalam pemakaman jenazah almarhum Pratu Sul Ansyari Anwar, korban kebiadaban Kelompok Teroris Papua di Dusun Botto Lampe Desa Lompo Tengah Kecamatan, Tanete Riaja Kabupaten Barru.

Pelaksanaan pemakaman almarhum Pratu Sul Ansyari Anwar dimakamkan secara mliter di TPU Dusun Botto Lampe Desa Lompo Tengah Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru dimana almarhum telah gugur di medan tugas,akibat korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Almarhum NRP 31140248660692 Jabatan Tamudi Siwat Kima Denma Brigif 22/OM Kodam XIII/MDK.

Dandim 1405/Parepare Letkol Czi Arianto Wibowo mengatakan upacara kebesaran dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan dari Negara atas jasa dan pengorbanan almarhum kepada negara dan bangsa yang telah dilaksanakan selama hidupnya.
Selain itu ayah Pratu Sul Ansyari Anwar sempat menceritakan sambil meneteskan air mata. Anwar anaknya menelpon dirinya pada pukul 12.00 Wita. Tiga jam sebelum posnya diserang. Anwar mengungkapkan tidak biasanya anaknya juga berlama-lama menelpon.

” Malam kejadian sebelum penyerangan terjadi, anak saya Sul sempat menelpon. Ia mengabarkan ke saya bahwa dirinya telah mengirimkan uang untuk adiknya yang kuliah di Makassar,” ujar Anwar, ayah Pratu Sul Ansyari Anwar, Jumat (3/9) di rumah duka.
Selain itu Anwar menambahkan, tidak biasanya ia menelpon dengan suara manja dan lumayan lama. Biasanya ia menelpon hanya sebentar, “ucapnya. (mup/C)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini