Connect with us

Politik

Kisruh Internal Parpol Terus Bermunculan

Fadli Mundur, Bantah Diberhentikan

-

MAKASSAR, BKM–Tidak hanya partai lama yang memilih masalah internal seperti Demokrat dan PKPI, namun juga partai baru punya intrik dalam mengatur organisasi didaerah seperti Partai Berkarya dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kali ini, ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Sulsel Mohammad Fadli Noor telah mengajukan surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
Surat pengunduran diri fadli telah dikirim ke DPP baru-baru ini dan telah mendapat persetujuan dari pelaksana tugas ketua umum serta sekretaris jenderal (Sekjen) PSI.

“Saya mundur karena ada kegiatan yang saya tempuh yang tidak elok jika tetap berparpol. Tak hanya itu, saya ajukan surat mundur bersamaan dengan habisnya masa jabatan. Saya kembalikan mandat ke DPP “ujar Fadli Noer,Fadli Noor di Hotel Trisula, Jalan Boulevard, Kamis (9/9).
Fadli mengaku sudah berpamitan dengan sejumlah petinggi PSI di Jakarta. Sekaligus mengembalikan mandat ke DPP. “Saya mundur untuk menjaga independensi PSI yang telah dikesepakati yakni bebas dari warna partai. Itu juga bersamaan dengan habisnya masa jabatan saya,” sebutnya.

Fadli memastikan pengunduran dirinya tidak akan mengganggu jalannya roda kepengurusan di PSI Sulsel. “Jadi yang mundur hanya saya. Kemudian diambilalih oleh Wakil Sekjend DPP Satya Candra,” katanya.
Lebih jauh, Fadli Noor menjelaskan bahwa proses pengunduran dirinya itu sudah berjalan sejak dua bulan lalu, namun masih secara lisan ke DPP. Karena alasan berbagai pertimbangan, Fadli mendesak DPP untuk menyetujui pengunduran dirinya tersebut.

“Keputusan DPP pertanggal Selasa (7/9/2021). Kalau secara lisan sejak dua bulan lalu. Daripada muncul simpangsiur ada orang yang mau kudeta saya, kan tidak bagus. Apalagi personal brand, orang memahami saya,” ujarnya.
Fadli pun berpesan kepada kepengursan PSI Sulsel saat ini agar tetap menjalankan roda organisasi partai sambil menunggu kebijakan DPP untuk merampungkan kepengurusan yang sudah ada. Termasuk mencari ketua baru.
Fadli mengaku sudah mengusulkan beberapa nama ke DPP sebagai calon penggantinya. Meski dia akui ada beberapa pengurus yang memiliki jalur DPP. “Intinya, proses awal sudah berjalan. Tampaknya DPP sudah mulai menyusun. Jadi saya tegaskan lagi, saya bukan lagi ketua dan kader,” tutup Fadli.

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini