Connect with us

Sulselbar

Volume Pekerjaan Martadina-Tappalang Barat Dikurangi, Ikhsan Syarif Tak Terima

-

Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Ahmad Ikhsan Syarif

MAMUJU, BKM – Anggota Badan Anggaran DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Ahmad Ikhsan Syarif, tak terima apabila penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 yang rencananya sebagian diperuntukkan pembangunan jalan Martadina-Tappalang Barat, keluar dari rencana awal.
Protes ini disampaikan Ikhsan Syarif menyusul adanya keinginan pemerintah untuk mengurangi volume pekerjaan.
”Jadi ada keinginan mereka untuk menggeser ke dekat sini saja (dekat kantor DPRD Sulbar). Jadi hanya memperbaiki yang rusak ringan dekat sini,” ungkap Ikhsan setelah mendapat keterangan langsung dari Kepala Dinas PU Sulbar, pada saat rapat KUA-PPAS
Olehnya itu, Ikhsan Syarif meminta gubernur dan kepala dinas PU untuk tetap konsisten pada rencana awal. Sebab kata Iksan, titik yang ingin dikerjakan PU hari ini tidak terlalu urgen. ”Karena kita sudah menganggap titik tersebut sebagai hal biasa. Yang tidak biasa dan menjadi ujian komitmen kita terhadap masyarakat khususnya masyarakat Lebani adalah di titik yang dari awal disepakati bersama,” ujarnya.
Karena yang paling dibutuhkan masyarakat, tegas Iksan, saat ini wilayah batas Tappalang Barat atau antara Lebani dan Tappandullu. Tepatnya mulai dari Mepaang sampai Losa.
Dijelaskan, dalam dokumen perencanaan awal, pemerintah merencanakan untuk menganggarkan pembangunan jalan Martadina-Tappalang Barat melalui dana PEN sebesar Rp7.250.000.000. Termasuk di dalamnya pembangunan dua jembatan, plat dekker dan pengaspalan sepanjang 13 kilometer atau 13.000 meter.
”Nah, kalau ini diubah sesuai keinginan pemerintah, otomatis pembangunan jembatan dan plat dekker akan hilang. Sementara yang paling dibutuhkan adalah jembatan dan plat dekker. Karena tidak bisa dilewati pada saat air laut pasang,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Sulbar, Muh Akhsan, menjelaskan terkait pengurangan volume pekerjaan. Menurut Muh Akhsan, itu dilakukan karena mengingat sisa waktu pelaksanaan hanya tiga bulan.
”Tidak ada dipindahkan pak. Tetap di ruas jalan yang sama. Hanya mengingat sisa waktu pelaksanaan hanya 3 bulan, maka volumenya kita sesuaikan,” singkatnya melalui pesan WhatsApp. (zul)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini