Connect with us

Headline

Bisnis yang Diawali dari Iseng

-

Devi Andriani, Pemilik Usaha Brulee Bomb Mozarela

TAK jarang sebuah bisnis diawali dari sesuatu yang tak terduga akan berhasil. Devi Andriani membuktikan hal itu. Kini, usaha kuliner dengan branding Brulee Bomb Mozarela yang dirintisnya telah berbuah hasil.
Sehari-harinya Devi bekerja sebagai karyawan pada salah satu kantor swasta di Makassar. Ia belum lama terjun ke bisnis kuliner. Renggangnya pekerjaan kantor membuat Devi memiliki waktu luang untuk melakukan kegiatan lain. Termasuk menyalurkan hobinya dalam mengkreasikan sesuatu.

Di awal pandemi, Devi mengaku sempat berjualan empek-empek, bakso frozen, hingga berdagang pakaian. Sampai akhirnya, pada bulan Agustus lalu, dirinya membuka usaha baru, yaitu kuliner brulee bomb mozarella.

“Jadi suatu malam saya buka Youtube usaha apa yang jarang di Makassar. Kemudian muncul brulee bomb mozarella ini,” tuturnya dalam Podcast yang telah tayang di kanal Youtube Berita Kota Makassar.

Menariknya, awal berjalannya bisnis ini dimulai atas dasar iseng semata. “Saya cuma ambil gambar dari internet, kemudian saya posting di WhatsApp dengan caption open PO (pre-order), padahal belum pernah buat,” tuturnya sambil tersenyum.

Siapa sangka, keisengan itu justru mendatangkan pelanggan. “Ada yang pesan. Jadi pulang dari kantor saya beli semua bahannya. Sampai di rumah saya buat, kemudian saya coba, ternyata enak. Kemudian saya kirimkan kepada pemesan,”
terangnya.

Beruntungnya, pelanggan yang memesan dan telah mencobanya memuji buatan Devi.
Itu menjadi pertama kalinya Devi menjual brulee bomb mozarella hasil dari racikannya sendiri.

“Hari pertama itu cuma bikin 1 kg. Hasilnya cuma 11 bungkus. Setelah itu orang kembali order lagi. Terus, saya pikir mungkin memang enak. Kemudian saya tawarkan ke orang-orang lain,” imbuhnya.

Bagi Devi, meskipun produk itu berhasil namun bila tidak ditawarkan, maka tidak akan menghasilkan.

Produk brulee bomb mozarella ini dibanderol seharga Rp25.000 per bungkus. Satu bungkus berisi 10 brule bomb mozarella dengan satu bungkus saus.

Devi mengaku tidak terlalu fokus untuk harganya. Ia hanya ingin memperkenalkan produk tersebut. “Soal untung urutan kesekian, yang penting orang tahu dulu,” tandasnya.

Produk buatan Devi diklaim bisa bertahan selama satu hingga dua bulan walau tanpa bahan pengawet.

Meski baru, Devi sudah mendapatkan empat reseller yang tersebar di Sulawesi Selatan untuk produk yang berdiri sejak bulan Agustus 2021 ini. Selain itu, Devi pun telah mengangkat seorang karyawan untuk membantunya memproduksi brulee bomb mozarella ini.

“Kemarin kan serba sendiri. Beli bahan sendiri, mengerjakan sendiri. Sekarang karena pesanan sudah lumayan, jadi saya ambil karyawan,” imbuhnya.

Selama satu bulan ini, Devi mengaku telah menjual produknya sebanyak 300 pack.

Produk brulee bomb mozarella ini merupakan yang pertama di Makassar. Meskipun di kota lain terdapat produk yang serupa, namun jika dibandingkan dengan rasa, produk Devi ini tidak kalah lezatnya dari produk-produk serupa lainnya. Terbukti dengan testimoni-testimoni yang telah dilakukan oleh beberapa pelanggan, selebgram, hingga Putri Sasongko, host dalam Podcast Berita Kota Makassar yang turut memuji brulee bomb mozarella buatan Devi Andriani. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini