Connect with us

Headline

10 Menit, Puting Beliung Rusak 50 Bangunan

-

WAJO, BKM — Kamis subuh (26/9) pukul 04.00 Wita. Sebagian besar warga di Desa Botto, Kecamatan Takalalla, Kabupaten Wajo masih terlelap dalam tidur. Tetiba bencana yang tidak disangka-sangka datang. Angin puting beliung melanda wilayah ini.

Hanya dalam tempo lebih kurang 5-10 menit, angin kencang memporakporandakan puluhan rumah warga. Tercatat ada 50 unit bangunan yang terdampak bencana. Terdiri dari 44 rumah warga, satu tempat pelelangan ikan (TPI), dan empat rumah burung walet. Sebanyak 10 rumah tempat tinggal warga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Camat Takalalla Sandi Borahim, menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, ada beberapa di antara warga yang mengalami luka ringan. ”Ada yang luka ringan karena terkena seng, dan terjatuh dari tangga karena panik saat kejadian,” ujarnya ketika memantau lokasi bencana, kemarin.

Tentang kerugian akibat peristiwa ini, Sandi mengatakan, dari hasil koordinasinya dengan beberapa pemilik rumah yang rusak, diperkirakan lebih dari Rp1 miliar. Pihaknya pun sudah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Wajo untuk membantu warga yang terdampak.
”Alhamdulillah, sudah ada bantuan tenda dan sembako yang memang sangat dibutuhkan warga. Ke depannya kita akan mendirikan posko bencana alam bagi para korban. Kemungkinan ditempatkan di kantor Desa Botto,” terangnya.
Dari pantauan BKM di lokasi, sejumlah warga dibantu Tim Reaksi Cepat kabupaten Wajo mengevakuasi puing-puing yang rusak akibat terjangan angin puting beliung.
Termasuk atap tempat pelelangan ikan yang ukurannya cukup besar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPD Wajo Sri Irmayanti menyampaikan, saat ini BPBD melalui TRC Wajo bersama Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Tagana dari Dinas Sosial telah turun ke lokasi kejadian. “Tim kami juga membawa bantuan berupa terpal, perlengkapan keluarga dan bayi, serta sembako untuk dibagikan kepada korban. Kerugian akibat bencana puting beliung ini belum bisa ditaksir, dan hingga saat ini tidak ada laporan adanya korban jiwa,” ujar Irma.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial P2KBP3A Wajo Warmansyah, menjelaskan atas instruksi Bupati Wajo Amran Mahmud, pihaknya langsung menurunkan tim menuju lokasi bencana.

“Kita akan bantu evakuasi, pembersihan, sekaligus melakukan assesmen dan pendataan. Pak Bupati memang selalu menyampaikan kepada kami untuk gerak cepat dalam penanganan bencana. Nanti perkembangannya akan kita laporkan ke beliau,” ucapnya. (ono/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini