Connect with us

Kriminal

Pelaku Mengaku untuk Main Game Online

Lanjutan Penculikan Bocah Ditukar Beras

-

MAKASSAR, BKM — Pelaku penculikan anak yang ditukar beras telah berhasil ditangkap aparat kepolisian. Dari hasil pemeriksaan sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengungkapkan, pelaku penculik anak melakukan aksinya karena keperluan game.

”Jadi ini pelaku melakakukan aksinya karena keperluan bermain game. Beras dua karung yang di ambil di sebuah warung setelah menitip seorang bocah yang diculiknya. Beras itu sebagian dikonsumsi dan sebagian dijual untuk bermain game online. Dan pelaku beraksi seorang diri dan baru kali pertama,” jelas Kompol Jamal, Rabu (15/9).
Mantan Kapolsek Panakkukang ini menuturkan, pelaku tertangkap dari hasil identifikasi dilakukan petugas kepolisian lewat kamera CCTV.

”Kami berhasil mengindentifikasi pelaku dari kamera CCTV yang berada di lokasi. CCTV itu merekam sejak bocah (korban), diculik hingga pelaku masuk ke warung. Nah, motor yang digunakan mengangkut beras juga kejepret. Setelah teridentifikasi lewat CCTV kemudian dilakukan pengejaran dan diketahui jika pelaku berdomisili di Villa Mutiara. Disanalah pelaku disergap,” kata Kasat Reskrim.

Selain mengamankan pelaku bernama Sukarno alias Nano (27), sambungnya, barang bukti yang disita berupa baju yang dikenakan, satu unit motor yang digunakan, serta kamera CCTV yang berada di lokasi.
Adapun modus pelaku berhasil perdayai korban setelah korban diimingi uang Rp20 ribu. Korban lalu naik ke motor pelaku. Selanjutnya pelaku ke sebuah kios. Ia lalu mengambil beras dua karung dengan alasan lupa bawa dompet. Sehingga bocah yang diculiknya itu dititip ke kios.
”Saat ini pelaku telah dijebloskan ke balik sel jeruji besi. Ia dijerat pasal 83 subsider pasl 76 Undang-undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya. (ish/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini