Connect with us

Kriminal

Kapus Mapim Badiklat Kejaksaan RI Pantau Calon Jaksa

-

BKM/RAHMAT DIKLAT PPPJ -- Kapus Mapim Badiklat Kejaksaan RI, Andi Muh Iqbal Arief, melakukan pemantauan langsung terhadap Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXVIII tahun 2021.

MAKASSAR, BKM — Kepala Pusat Manajemen Kepemimpinan Badan Diklat (Kapus Mapim Badiklat) Kejaksaan RI, Andi Muh Iqbal Arief, melakukan pemantauan langsung terhadap Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXVIII tahun 2021.
Selain melakukan pemantauan terhadap calon Jaksa, Kapus Mapim Badiklat Kejaksaan RI, Andi Muh Iqbal Arief juga melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Latsar CPNS Golongan II dan III di Kejaksaan Tinggi Sulsel, Kejaksaan Negeri Makassar, dan Kejaksaan Negeri Maros.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Raden Febriyanto, mendampingi langsung Tim Monitoring dan Evaluasi yang dipimpin langsung Kepala Pusat Manajemen Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI, Andi Muh Iqbal Arief.
Seluruh peserta latihan dasar (Latsar) yang bertugas di tiga wilayah ini telah bekerja secara baik dan profesional. ”Mereka telah mengimplementasikan aktualisasi dengan sebaik-baiknya,” ujar Kajati Sulsel, Raden Febriyanto, Senin (20/9).
Sehingga, kata Kajati Sulsel, dapat sangat membantu dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing peserta Latsar.

Pada kesempatan tersebut, tim monitoring dan evaluasi mengapresiasi ketiga kejaksaan negeri yang bertindak langsung sebagai mentor bagi peserta latsar tersebut. Dapat memberikan petunjuk dan arahan selaku mentor yang juga selaku kepala satuan kerja agar dapat menjadi pedoman dalam membuat aktualisasi. Sehingga sangat bermanfaat dalam menunjang kinerja dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Hal itu juga turut diungkapkan para Kajari yang telah dikunjungi. Mereka mengatakan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi bagi para peserta yang telah mengikuti pelatihan dasar tersebut, sangat penting. Karena dapat dijadikan sebagai masukan dan pembelajaran terkait hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dan ditingkatkan.
”Berharap kepada para peserta Latsar agar dapat secara konsisten mengimplementasikan aktualisasi tersebut,” ujar mereka.

Sehingga dapat mempermudah dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam hal pelayanan publik. Sehingga dapat pula menjadi aspek penunjang bagi ketiga kejaksaan negeri yang telah dikunjungi agar dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). (mat)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini