Connect with us

Sulselbar

Basmin Paparkan Rancangan Perubahan APBD

-

BELOPA, BKM — Bupati Luwu, H Basmin Mattayang memaparkan rancangan Perda Kabupaten Luwu tentang rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021 pada rapat paripurna DPRD Luwu, Selasa (20/9).
Ranperda diserahkan kepada Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali untuk dibahas dan disetujui agar selanjutnya ditetapkan menjadi Perda, Basmin Mattayang memaparkan secara rinci di ruang sidang DPRD Luwu.

Basmin menjelaskan PAD tahun 2021 pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 dianggarkan Rp. 1,41 trilyun lebih mengalami penurunan Rp. 30,80 milyar lebih dibanding pada APBD pokok yaitu Rp. 1,45 trilyun lebih.
“Semua bersumber dari PAD Rp. 115,75 milyar lebih, pendapatan transfer sebesar Rp. 1,22 trilyun lebih, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 78,82 milyar lebih,” ungkap Basmin.
Secara umum PAD pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 direncanakan sebesar Rp. 115,75 milyar lebih mengalami penurunan sebesar Rp. 4,30 milyar lebih atau 3,58 persen dibandingkan dengan target pada APBD pokok tahun anggaran 2021 yaitu sebesar Rp. 120,06 milyar lebih.

Pendapatan tranfser pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 sebesar Rp. 1,22 trilyun lebih mengalami penurunan dibandingkan target di APBD pokok tahun 2021 sebesar 2,54 persen. Lain-lain PAD yang sah pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 direncanakan Rp. 78,82 milyar lebih mengalami peningkatan Rp. 5,38 milyar lebih atau 7,33 persen dibandingkan dengan target di APBD pokok tahun 2021 sebesar Rp. 73,44 milyar lebih.
“Pemkab terus berupaya mengintensifkan sumber pendapatan yang ada dan terus menerapkan bentuk keadilan dalam kebijakan perpajakan dan keadilan yang disertai tanggung jawab,” jelas Basmin.

Basmin juga menambahkan pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021, untuk belanja daerah dialokasikan sebesar Rp. 1,48 trilyun lebih mengalami peningkatan dari APBD pokok tahun 2021 sebesar Rp. 8,59 milyar lebih.
Penerimaan pembiayaan daerah pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 direncanakan berasal dari SILPA sebesar Rp. 68,36 milyar lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp. 38,39 milyar lebih atau sebesar 128,13 persen dibandingkan dengan target pada apbd pokok tahun anggaran 2021, yaitu sebesar Rp 29,96 milyar lebih. (*)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini