Connect with us

Gojentakmapan

Waskita Tunda Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham

-

JAKARTA, BKM — PT Waskita Karya (Persero) Tbk menunda jadwal penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dua anak usahanya, yaitu PT Waskita Karya Realty (WTR) dan PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI). Sebelumnya kedua perusahaan tersebut diproyeksikan IPO pada tahun 2021.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan, ditundanya IPO kedua anak perusahaan Waskita Karya diakibatkan pandemi Covid-19. ”IPO WKI dan WKR sepertinya harus ditunda karena Covid-19 kemarin. Sehingga kami belum bisa menyiapkan untuk itu,” kata Destiawan dalam konferensi pers, Senin (20/9).
Meski demikian, Destiawan memastikan, akan terus mempersiapkan rencana IPO dua anak perusahaan tersebut. Dia menargetkan WTR dan WKI dapat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023 mendatang. Saat ini perusahaan masih terus mempersiapkan business plan dari kedua anak perusahaan yang diproyeksikan untuk IPO tersebut.

”Kami harapkan di tahun 2023 keduanya bisa IPO. Supaya tahun depan bisa dilihat performance dari dua anak usaha tersebut sehingga tahun berikutnya kami bisa melanjutkan program IPO,” ujarnya.
Untuk diketahui, WTR bergerak di bidang pengusahaan jalan tol. WTR memiliki 16 konsesi jalan tol dengan kepemilikan saham bervariasi. Sementara itu, WKR bergelut di bisnis properti, mulai dari pengembangan hunian, perkantoran, hotel, maupun kawasan mixed use.
Untuk investasi di luar jalan tol, Waskita Karya mengerahkan WKI. Sejauh ini WKI sudah memiliki 2 pembangkit listrik tenaga mikro hidro dan satu pabrik fabrikasi baja. Hingga saat ini, Waskita Karya total memiliki sebanyak empat anak usaha yaitu PT Waskita Toll Road (WTR), PT PT Waskita Karya Realty (WKR), dan PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI).

Dari keempatnya, baru satu entitas anak usahanya yang telah IPO di BEI, yaitu PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Dimana WSBP tersebut telah mencatatkan saham perdananya sejak 20 September 2016 dengan harga pelaksanaan Rp490.
Sementara itu, Waskita Karya yang merupakan Perseroan Induk yang telah berdiri sejak tahun 1961 dan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga telah mencatatkan saham perdananya di BEI sejak Desember 2012 dengan kode saham ‘WSKT’.
(int)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini