Connect with us

Headline

Mensos Instruksikan Dibuat Tempat Persediaan Makanan

Antisipasi Jika Terjadi Bencana Susulan

-

IST KUNJUNGAN-Mensos Tri Rismaharini mengunjungi lokasi banjir di Kabupaten Luwu, Rabu (6/10), dan berjanji untuk membantu warga yang terdampak bencana di daerah ini.

LUWU, BKM — Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi warga korban banjir dan tanah longsor di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Rabu pagi (6/10). Setibanya di lokasi, Mensos langsung menyerahkan bantuan serta santunan kepada Abdul Salam, orangtua kandung empat korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Dalam kesempatan itu, Risma mengumpulkan jajaran TNI, Polri serta pemda dan memberikan pengarahan. Mensos menginstruksikan agar segera dibuat jalur penunjuk arah evakuasi dan titik kumpul warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana susulan, yang akan dilengkapi dengan gudang stok logistik
.
Risma juga berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan untuk penguatan tanggul di sepanjang aliran sungai Lamasi. ”Kemensos akan memberikan bantuan langsung berupa perbaikan rumah yang hanyut, hewan ternak dan lain-lain untuk masyarakat terdampak
,” ujar Risma.
Tak lupa, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri dan TNI, termasuk Bhayangkari yang telah sigap dan cepat membantu masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Sosial Sulsel Andi Irawan Bintang
, mengatakan Mensos telah memerintahkan dibuat delapan titik tempat persediaan makanan berupa beras, lauk dan mie instan, untuk mengantisipasi terjadi bencana longsor yang dapat mengakibatkan terisolasinya suatu tempat. Logistik tersebut bisa menjadi cadangan persediaan selama masa terisolasi.
”Apalagi, sampai saat ini di sana masih ada lima wilayah yang belum bisa ditembus karena longsoran. Tiga tempat sudah terbuka, namun disiapkan juga tempat persediaan makanan,” terang Andi Irawan, kemarin.
Ketika tiba di Bandara I Lagaligo Bua, rombongan menteri dijemput Bupati Basmin Mattayang dan Wabup Syukur Bijak, ketua DPRD Luwu, kapolres Luwu, Dandim 1403 Sawerigading, serta anggota DPRD Sulsel Fadriyati. Selanjutnya bergabung Wali Kota Palopo HM Judas Amir, dan mendampingi menuju titik yang terdampak longsor dan banjir.
Adapun lokasi yang dikunjungi oleh Mensos yakni di Desa Sangtandug, Kecamatan Walenrang Utara, serta lokasi longsor di Desa Ilan Batu. Dalam peristiwa banjir bandang dan tanah longsor ini, empat orang bersaudara putra kepala Desa Ilan Batu, meninggal dunia. Ratusan orang harus mengungsi, dan 12.000 jiwa terisolir di Kecamatan Walenrang Barat.

Kepedulian Bhayangkari

Pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan dan Cabang Luwu menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor Walenrang serta Lamasi. Mereka menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 5 ton beras, serta 500 paket sembako. Bantuan diterima langsung Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto,, Selasa (5/10).
Menurut kapolres, bantuan disalurkan melalui posko induk, sebagai rasa kepedulian Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di daerah ini.

“Semoga dengan bantuan ini saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana banjir bisa lebih ringan bebannya,” ujar Fajar.
Fajar menambahkan, pascabencana banjir dan longsor, Minggu (3/10), pengurus Cabang Bhayangkari Luwu menyerahkan bantuan berupa air minum kemasan, mi instan, serta beras di posko induk bencana. (*/rus)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini