Connect with us

Headline

106 NIK Kreditur Bank Sulselbar Fiktif

-

MAKASSAR, BKM — Persidangan kasus dugaan korupsi kredit fiktif dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebesar Rp25 miliar di PT Bank Sulselbar Cabang Bulukumba, kembali bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Selasa (12/10). Jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sulsel menghadirkan saksi fakta.
Sidang mendudukkan mantan Account Officer Bank Sulselbar Cabang Utama Bulukumba Muhammad Ikbal Reza Ramadhan sebagai terdakwa. Di sidang kali ini JPU menghadirkan enam orang saksi. Empat di antaranya merupakan unsur pimpinan di Bank Sulselbar Cabang Utama Bulukumba. Masing-masing Achmad Amin, St Dahlia, Hj Ernawati, dan A Muh Syawal.

Sementara dua lainnya adalah Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kabupaten Bulukumba A Mulyati Nur, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Djunaidi.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Idil mengatakan, mereka dihadirkan untuk didengarkan keterangannya atas kasus terdakwa dugaan kredit fiktif dan TPPU di Bank Sulselbar Cabang Utama Bulukumba. Keempat pimpinan Bank Sulselbar Cabang Bulukumba memberikan kesaksian dengan menjelaskan proses pengajuan kredit.
Sementara Kadis Dukcapil Bulukumba, menjelaskan keabasahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 106 nasabah yang mengajukan kredit di Bank Sulselbar Cabang Bulukumba. “Keterangan Kadis Dukcapil itu bahwa nasabah 106 tersebut tidak sesuai dengan data yang ada pada server Dukcapil. Jumlah NIK tidak sesuai dengan yang seharusnya (tidak terdaftar),” sebut Idil.

Sedangkan Kepala BPKSDM Djunaidi, menjelaskan bahwa 106 nasabah yang statusnya di data nasabah merupakan PNS, itu NIP-nya tidak terdaftar di BKN (Badan Kepegawaian Negara).
Diketahui, terdakwa sebelumnya ketahuan mengajukan dan mencairkan dana kredit nasabah hingga 160 pengajuan kredit fiktif dengan menggunakan sejumlah identitas palsu. Atas perbuatannya negara dirugikan hingga Rp 25 miliar. (mat)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini