Connect with us

Politik

PAN Dorong Kadernya Maju di Pilbup

-

MAKASSAR, BKM–Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan tak mau ketinggalan dalam mengajukan kadernya untuk bertarung pada pemilihan bupati (pilbup) 2024 mendatang.
PAN ingin agar kader-kader terbaiknya ambil bagian dalam pilbup pada sejumlah daerah.
Wakil ketua DPW PAN Sulsel, Dr Usman Lonta mengatakan, ada sejumlah kader yang potensial dapat didorong maju bertarung.
“Seperti di Jeneponto nama Syamsuddin Karlos, Gowa nama Sitti Husniah Daeng Talenrang,” ujarnya, saat ditemui di DPRD Sulsel, Senin (11/10).

Bahkan ia berharap kader mulai mempersiapkan diri dengan membangun kekuatan menghadapi pileg dan pilbup 2024.
Baginya kader harus membangun kendaraan politik melalui pemilu legislatif yang digelar lebih dulu, Februari 2024. “Kita ingin mendorong sebanyak-banyaknya kader untuk bertarung. Tidak hanya Husnisah Talenrang di Gowa, Syamsuddin Karlos di Jeneponto, namun juga ada di Bantaeng, Palopo dan Selayar,” kata Usman Lonta.
Usman Lonta mengatakan, selama ini hampir semua calon bupati tidak pandai memproduksi kendaraan politik.
“PAN kabupaten kota juga harus memproduksi sendiri kendaraan politik agar dapat bertarung di pilkada serentak 2024,” kata anggota DPRD Sulsel itu.

Ia berharap teman-teman produksi kendaraan politik untuk ditumpangi pada saat pilkada.
“Nanti setengah mati kasat kusut beli, bayar mahar partai, sudah rahasia umum, pemilih akan datang PAN dorong semua kader bertarung pilkada, itu harapan besar,” katanya.
Dalam pilbup 2020 lalu, tiga kader PAN berhasil menang. Mereka antara lain Bupati Maros Chaidir Syam yang berpasangan dengan politisi PAN Suhartina Bohari.
Kemudian Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, maju mendampingi kader Gerindra Andi Muchtar Ali Yusuf.
Anggota DPRD Sulsel, Syamsuddin Karlos mengatakan, apabila ia mendapat restu dari masyarakat Jeneponto, maka ia akan maju pada pilbup mendatang.

“Kalau rakyat menilai bahwa Karlos sudah bisa melaksanakan tugasnya why not (kenapa tidak),” ujar Karlos.
Meski pemilihan bupati masih lama tetapi sudah banyak isu dan gambar yang beredar di sosial media.
“Sekarang ini kalau bicara pilkada memang masih jauh, tetapi segala pertanyaan wartawan tidak boleh kita sepelekan. Sepanjang masyarakat mengingingkan saya,” bebernya. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini