Connect with us

Metro

5.000 Lorong Wisata Bakal Hadir di Makassar

Launching 9 November Mendatang

-

ist SEMUT--Komunitas dari Seniman Musik Dangdut Indonesia (Semut) mengadakan kegiatan bakti sosial berupa Program Ubudiyah atau Gerakan Bersih Masjid (Germas) di setiap Jumat pagi, berupa pembersihan dalam dan luar masjid. Seperti halnya yang dilaksanakan Jumat subuh akhir pekan lalu di Masjid Nurul Iman Telkom, Jalan AP Petta Rani.

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menggagas hadirnya 5.000 Lorong Wisata di Makassar.Program ini mulai akan diluncurkan pada 9 November mendatang.

Lorong tersebut akan ditata dan dibenahi sehingga menarik untuk dikunjungi para wisatawan.
Untuk tahap awal, lorong wisata di Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang akan menjadi pilot project.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, memaparkan, lorong wisata merupakan salah satu program unggulan yang akan menyokong visi misi Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam merestorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang sombere dan smart city.
Selain akan dijadikan daya tarik wisata, kehadiran program tersebut juga memiliki misi khusus untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat.
Masyarakat khususnya pelaku UMKM di lorong wisata bisa menawarkan berbagai macam produk lokal mulai makanan, minuman, dan lainnya.

“Setiap lorong kan punya keunggulan masing-masing, jadi nanti yang mereka tawarkan ke pengunjung, apa yang me jadi nilai jual di lorong wisata bersangkutan,” kata Danny.
Misalnya, ada lorong yang terkenal dengan produksi kue tradisionalnya. Atau makanan khas lokal. Itu yang akan ditonjolkan sehingga orang tertarik datang ke sana.
Rencananya, tahun ini 153 lorong wisata akan dibuat. Satu kelurahan satu lorong wisata.
Anggaran yang disiapkan senilai Rp6,3 miliar dialokasikan dalam APBD Perubahan.
Menurut rencana, Lorong Wisata ini akan dilibatkan dalam Road to Festival Desa/Kampung Kreatif Indonesia.
Seperti yang dibahas saat Danny menghadiri Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI), menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama masyarakat pemerhati pariwisata di Indonesia secara virtual di kediaman Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah akhir pekan lalu.

Wali kota Danny menambahkan, dalam forum ini dibahas tentang kampung kreatif, dimana pemerintah kota Makassar akan menampilkan konsep lorong wisata.
“Jadi dalam forum ini kita berdiskusi mengenai bentuk Kampung Kreatif, dimana pemerintah kota Makassar mentransformasikannya dalam bentuk lorong wisata,” kata Danny.
Menurut Danny, lorong wisata dikota Makassar sudah berjalan dan telah disampaikan konsepnya jauh sebelumnya kepada Pak Menteri Sandiaga Uno.

“Ternyata pak menteri apresiasi apa yang kita sampaikan, direktur dan dirjen serta seluruh masyarakat pariwisata semuanya mengapresiasi,” tuturnya.
Sehingga dalam waktu dekat Wali kota Danny segera akan melakukan simulasi festival lorong dengan konsep ngopi dengan sajian kue – kue tradisional dilorong wisata.
“Nanti tanggal 9 November kita simulasi dulu, kalau sudah selesai, baru kita minta keterlibatan semua pihak untuk ikut didalamnya,” jelas Danny.

Menparekraf Sandiaga Uno, dalam kesempatan tersebut memberi apresiasi, terhadap apa yang disampaikan Walikota Danny mengenai lorong wisata.
“Ini merupakan hal yang sangat menarik dan kreatif untuk membangun ekonomi masyarakat. Kita melihat sisi terbaik untuk menghasilkan terobosan pariwisata, kami sangat apresiasi dengan lorong wisata ini,” terang Sandiaga Uno. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini