Connect with us

Politik

Fasilitas Posyandu dan Drainase Dominasi Keluhan di Reses Nasir Rurung

-

MAKASSAR, BKM.COM– Kegiatan reses kembali dijalankan Anggota DPRD Makassar, sejak Kamis 28 Oktober lalu. reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2021/2022,

legislator Partai Berkarya Nasir Rurung, tidak absen turun melakukan reses.

Ada banyak keluhan dan aspirasi yang disampakan warga di daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Manggala dan Panakukang, tempat anggota Komisi C Bidang Pembangunan itu terpilih.

Mulai dari masalah infrastruktur, layanan hingga persoalan retribusi sampah yang dianggap belim berjalan baik. Dari banyak keluhan yang ditampung Nasir Rurung pada reses kali ini, persoalan layanan posyandu dan drainase menjadi dominan diresahkan warga.

Sejumlah keluhan-keluhan itu, Nasir Rurung terima dari warga Jalan BTN Ranggong RT 05 RW 04 Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala dan Jalan Berlian Permai RT 01 RW 07 Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala, sebagai lokasi reses titik ke tiga dan ke empat kegiatan reses yang dilakukannya.

“Posyandu di beberapa kelurahan tidak representatif, kurang memadai digunakan untuk jadwal pemberian vaksin kepada anak-anak kita, sehingga kadang masih harus numpang di rumah-rumah warga,”kata Nasir Rurung.

Misalnya juga soal persoalan retribusi sampah, dikatakannya biaya sampah untuk warga Antang menginginkan adanya konpensasi melalui program-program inovatif.” Sebagai pengawal aspirasi warga, tentu kami akan perjuangkan di DPRD untuk usulan-usulan ini diakomodir oleh pemerintah kota untuk dieksekusi,”terangnya.

Termasuk pengadaan fukuda yang dianggap masih kurang oleh Nasir akan segera disampaikan ke pemerintah kota.” Termasuk ada juga pemintaan anak-anak muda agar kegiatan-kegiatan mereka bisa mendapat dukungan politik dari pemerintah agar bisa lebih produktif kedepan,”katanya.

Selain itu masalah drainase juga tidak kalah urgen untuk segera dibenahi, sebab saat ini musim penghujan sudah tiba, dan seperti biasa penyebab utama terjadinya banjir di daerah Manggala dan Panakukang masih berkutat pada masalah drainase yang buruk.”Makanya sedimen-sedimen itu harus segera diangkut, agar titik banjir bisa diminimalisir,”katanya.(ita)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini