Connect with us

Politik

Dapat Pujian dari Rektor Unibos Prof Saleh Pallu

-

IST Taufan Pawe

MAKASSAR, BKM–Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel yangjuga Wali Kota Parepare dua periode Dr Taufan Pawe (TP) mendapat pujian dari Rektor Unibos Prof Muhammad Saleh Pallu.

Rektor Unibos, Prof Muhammad Saleh Pallu memuji kemampuan tata kelola pemerintahan TP sehingga mampu membawa Kota Parepare maju signifikan. Bahkan, Prof Saleh Pallu tak ragu menyebut TP aset Bangsa Indonesia.
“Bagi saya, beliau (Taufan Pawe) ini tokoh nasional, aset bangsa. Ini kebanggaan saya bisa menghadirkan beliau disini,”ujar Saleh Pallu.
Menurut Sang Rektor, ini pertama kali Unibos menggelar MoU sekaligus kuliah umum. “Karena Pak TP akademisi juga. Sehingga tentu banyak ilmu yang kita bisa dapatkan dari beliau. Beliau pemikirannya sangat visioner. Orang belum pikirkan beliau sudah pikirkan,”puji Prof Saleh.

Dalam setiap kesempatan, Prof Saleh Pallu selalu menjadikan TP contoh keteladanan dalam dunia pendidikan. Salah satu maha karya TP yang diakuinya hadirnya Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITBH). Institut teknologi ini merupakan perguruan tinggi negeri baru di lingkungan Kemendikbudristek yang berlokasi di Kota Parepare.
“Kalau saya berkumpul bersama para rektor, kita selalu angkat jempol dan mengatakan Taufan Pawe hebat,” katanya.
Menurutnya, TP sangat konsen dengan pendidikan dan terbukti mampu menghadirkan institut mulai dari nol. “Biasanya swasta jadi institut, ini langsung jadi institut dan langsung negeri. Ini yang perlu kita pelajari dari beliau,” bebernya.

TP dalam kuliah umumnya mengatakan, dalam kepemimpinan era digital saat ini, kepala daerah dan jajarannya harus update transformasi informasi. Sehingga, tiga tahun lalu, Pemkot Parepare bersama Kota Bandung telah menggelar kerja sama untuk menjadikan Parepare sabagai kota smart city.
“Makanya saya katakan kepada jajaran saya dengan era digital sekarang ini, kita seolah berada di aquarium. Masyarakat dari berbagai sudut bisa melihat kita, apa yang kita lakukan. Sehingga kepemimpinan di era digital ini saat ini tidak boleh tidak melek,”jelas TP.

Menurutnya, kepemimpinan entrepreneurship merupakan kemampuan berinovasi dalam melihat peluang dengan efisiensi dan efektivitas untuk mencapai sebuah tujuan.
“Bagaimana seorang kepala daerah berpikir kewirausahaan. Kewirausahaan itu berbeda dengan pengusaha, beda juga dengan pedagang yang saya maksud tadi. Entrepreneurship siap mengambil resiko dari kebijakan itu, tapi kalau yang mengambil kebijakan itu berwawasan luas, Insyallah akan sukses,” pungkasnya. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini