Connect with us

Kriminal

Kadarislam Ancam Tindak Tegas Pelaku Tawuran Kelompok

-

BARANG BUKTI -- Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam Kasim menunjukkan barang bukti berupa anak panah, senapan angin, dan bom molotov yang disita petugas dari area tawuran kelompok di Jalan Barukang.

MAKASSAR, BKM — Polres Pelabuhan Makassar merelease sitaan dan temuan puluhan busur dan ketapel di area tawuran kelompok di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.
”Bukan hanya busur dan ketapel, petugas juga menyita bom molotov, senapan angin, parang, dan petasan. Barang berbahaya itu merupakan hasil sitaan personel Raimas Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar dari aksi tawuran selama beberapa bulan terakhir,” sebut Kasubsipidm Sihumas Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Burhanuddin Karim, Kamis (18/11).
Saat menggelar press release, Kapolres AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menerangkan, puluhan busur dan ketapel diamankan setelah personel Polres Pelabuhan Makassar melakukan pembubaran dan penyisiran paska terjadinya tawuran di wilayah tersebut.

Saat dilakukan penyisiran, ditemukan 590 busur dan 31 ketapel, satu pucuk senapan angin, dua bom molotov, empat parang, dan tujuh petasan.
”Selain mengamankan ratusan barang bukti, polisi juga mengamankan pelaku aksi tawuran. Dari hasil penangkapan, ada tiga pelaku yang kita amankan, tapi kategori di bawah umur,” ujarnya.
Pihaknya dari Polri sudah berulang kali melakukan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sosialisasi dan imbauan door to door kepada masyarakat. Namun tidak ada perubahan sampai sekarang.

”Untuk itu, pihaknya tidak akan lagi melakukan tindakan persuasif. Tapi kita akan lakukan tindakan tegas kepada para pelaku tawuran,” tandas AKBP Kadarislam.
Kapolres juga menegaskan, petugas akan mengamankan siapa saja yang ikut tawuran. Termasuk yang hanya menonton. Karena rerata pelaku tawuran ini beraksi dan semangat ingin tampil eksis karena banyaknya yang menonton,” jelasnya.
Dikatakan, peristiwa ini sudah banyak menimbulkan korban luka. Terakhir, ada warga terkena anak panah oleh kelompok pelaku tawuran. Alhamdulillah, kita dari Rumah Sakit Unhas menjenguk korban tawuran. Insya Allah, ke depan akan lebih meningkatkan patroli bersama aparat TNI guna mencegah terjadinya aksi tawuran susulan. Dan personel Polri dan TNI dari Kodim Makassar mendirikan pos pengamanan di sekitar yang tempat sering terjadi aksi tawuran,” kata Kapolres AKBP Kadarislam Kasim. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini