Connect with us

Headline

Usai Mengemis, Karaoke di Rumah Bernyanyi

Sudah 332 Anjal Gepeng Terjaring Operasi di Makassar

-

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial dan Satpol PP secara massif melakukan penertiban anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal gepeng). Melalui Program Zero Anjal Gepeng, seluruh sudut kota Makassar diharapkan bisa bersih dari persoalan kemasyarakatan yang satu ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Makassar Muhyiddin menyebut, sejak program zero anjal dan gepeng digenjot, sudah ada sekitar 332 orang yang terjaring. Mereka ditertibkan dari berbagai jalan, utamanya perempatan lampu merah strategis di Makassar. Seperti perempatan Jenderal Sudirman-Sungai Saddang, Petta Rani-Urip Sumoharjo, Ahmad Yani-Jenderal Sudirman, Hertasning-AP Petta Rani, dan lainnya.
Mereka yang ditertibkan selanjutnya didata dan diberikan peringatan untuk tidak lagi menjalankan aksinya. Sesuai aturan, jika anjal dan gepeng itu terjaring lagi sampai tiga kali, maka Pemkot Makassar akan memidanakan mereka.
“Mereka kita suruh buat pernyataan. Kalau ditemukan sampai tiga kali, sesuai aturan, kami akan pidanakan. Saya sendiri yang akan laporkan ke aparat kepolisian,” tegas Muhyiddin, Rabu (24/11).
Dia menambahkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, mereka yang turun ke jalan melakukan aksi meminta-minta punya beking. Mereka diangkut dalam satu mobil tongkang, selanjutnya diturunkan ke lokasi-lokasi sasaran beroperasi.
“Mereka dipekerjakan di jalanan untuk mengemis demi kesejahteraan pihak tertentu. Tapi ada yang dieksploitasi langsung sama keluarganya. Seperti anak-anak yang sengaja disuruh turun ke jalan oleh orangtuanya,” ungkap Muhyiddin.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini