Connect with us

Headline

Giliran Tiga Eks Dirum PDAM Makassar Diperiksa

-

MAKASSAR, BKM — Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kembali memeriksa tiga orang saksi, Kamis (25/11). Mereka dimintai keterangan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi penyimpangan dana pensiun dan bonus pegawai di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar.

Kali ini penyidik melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap tiga mantan direktur umum (dirum) PDAM. Ketiganya yang dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi menjabat sebagai dirum pada priode athun 2016 hingga priode 2019. Mereka menjalani pemeriksaan secara tertutup di ruang penyidik bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sulsel.
Oleh penyidik, ketiganya dimintai keterangan terkait kebijakan dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran di lingkup PDAM Kota Makassar. Termasuk seputar pembayaran dana pensiun dan bonus pegawai tahun 2016 hingga tahun 2019 dalam kasus yang kini tengah bergulir di tahap penyidikan.
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sulsel Andi Faik Wana Hamzah, membenarkan pemeriksaan tersebut. “Hari ini (kemarin) ada tiga orang saksi yang kita periksa. Mereka yang kita panggil merupakan saksi dari mantan dirum di PDAM Kota Makassar,” ujar Andi Faik yang dikonfirmasi, Kamis (25/11).

Diketahui, dalam kasus ini, berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2018, terdapat kerugian negara. Dalam laporan BKP nomor 63/LHP/XIX.MKS/12/2018 ada rekomendasi yang diberikan yang berpotensi terjadi masalah hukum.
Di antaranya adalah BPK merekomendasikan ke wali kota Makassar agar memerintahkan direktur utama PDAM Makassar untuk mengembalikan tantiem dan bonus pegawai sebesar Rp8.318.213.130 ke kas PDAM Makassar. Kedua, BPK merekomendasikan kepada wali kota agar memerintahkan dirut PDAM Makassar mengembalikan kelebihan pembayaran beban pensiun sebesar Rp23.130.154.449 ke kas PDAM Makassar. (mat)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini