Connect with us

Sulselbar

Bupati Toraja Coret Tenaga Kontrak Nakal

-

MAKALE, BKM–Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di akhir tahun ini fokus membersihkan tenaga kontrak daerah (TKD) yang masih ditemukan tak efektif bekerja, termasuk TKD yang tidak memiliki surat keterangan kontrak.

Sebelumnya Pemkab Tana Toraja telah melakukan verifikasi tenaga kontrak daerah dari total 1.900 TKD. Dari jumlah itu, tinggal tersisa 1.553 orang dan segera menerima honor.

Namun jumlah TKD 1.553 boleh saja berubah, karena banyak TKD yang datang mengadu ke anggota dewan karena terancam tereliminasi atau diputus kontraknya.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allrerung, pada sidang paripurna dewan lalu sudah menyampaikan akar permasalah banyak TKD Tana Toraja tercoret sebanyak 347 orang setelah diverifikasi. Selain banyak TKD bekerja sejak 2010 tapi SK tidak keluar di tahun 2021. Oleh tim verifikasi sudah melalui prosedur turun langsung ke OPD melakukan cros cek terhadap keberadaan oknum TKD antara fakta atau fiktif.

Bahkan kata Theo Alloterung, banyak TKD nakal yang tidak pernah masuk kantor tapi ada absennya. Ada juga TKD sudah meninggal tapi tidak dikeluarkan dari daftar. Demikian pula terdeteksi oknum TKD tinggal di luar Toraja dan tidak pernah masuk kantor.

Selain itu, ada juga TKD  sudah terangkat jadi ASN, serta ditemukan juga TKD double honor ditempatkan di SMA dan SMK yang merupakan wewenang propinsi.

Meski demikian, setelah Bupati Theo menerima rekomendasi dan masukan anggota dewan, memberikan kesempatan bagi TKD untuk menandatangi fakta i tegritas dari pimpinan OPD masing-masing, maupun menyiapkan dokumen dan bukti otentik pakta integritas, pungkas Theo.

Terpisah Ketua Bapemperda DPRD Tana Toraja Dr Kristian H.P.Lambe, berharap setelah adanya waktu menyiapkan dokumen dan bukti integritas lainnya, TKD bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan tersebut sebelum keluar sk bupati, singkat Kristian (agus).

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini