Connect with us

Metro

Langka, Saudara Kembar Raih Doktor di UNM dengan IPK yang Sama

-

MAKASSAR, BKM — Selasa, 21 Desember 2021, menjadi momentum bersejarah bagi dua pria bersaudara kembar. Betapa tidak, mereka mengikuti sidang ujian promosi doktor untuk meraih gelar doktor pada program studi yang sama, yaitu ilmu pendidikan. Keduanya menempuh pendidikan doktor di Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM).

Sang adik terlebih dahulu mempertahankan disertasinya pada pagi, dan sang kakak pada siang. Sidang ujian promosi dilaksanakan secara luring atau offline bertempat di Aula Gedung AD Lantai 5 dengan menerapkan protokol kesehatan. Kedua saudara kembar juga berprofesi sama, yaitu tenaga pendidik atau dosen.

A.M. Irfan Taufan Asfar sebagai adik mengabdi sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Bone. Sementara sang kakak, A.M. Iqbal Akbar Asfar mengabdi sebagai dosen di Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Irfan mempertahankan disertasinya dengan judul Pengembangan Model Pembelajaran Connecting Extending Review (CER) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa di depan dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Anshari, M. Hum. dengan anggota Prof.Dr. Muhammad Arifin Achmad, M.A., Prof.Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd., Prof.Dr. Patta Bundu, M.Ed., Prof. Dr. Ismail Tolla, M.Pd., Prof. Dr. Darman Manda, M.Hum. dan Prof. Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.

Hasil riset Irfan menunjukkan bahwa model pembelajaran CER dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa. Produk yang dihasilkan berupa buku model dan bahan ajar.

Seusai menjawab pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi tim penguji, Irfan dinyatakan lulus dengan memeroleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Irfan tercatat sebagai alumni ke-998 PPs UNM dan ke-160 Prodi Ilmu Pendidikan.

Selanjutnya, Iqbal mempertahankan disertasinya dengan judul Pengembangan Model Pembelajaran Active Knowledge Sharing and Intelectually (AKSI) untuk Meningkatkan High Order Thinking Skills di depan dewan penguji yang dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum. dengan anggota Prof.Dr. Muhammad Arifin Achmad, M.A., Prof. Dr. Ismail Tolla, M.Pd., Prof. Dr. Darman Manda, M.Hum., Dr. Mustafa,M.Si., dan Prof. Dr. Bahaking Rama, M.S.

Hasil riset Iqbal menunjukkan model pembelajaran AKSI dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan HOTS mahasiswa. Produk yang dihasilkan berupa buku model dan bahan ajar.

Seusai menjawab pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi tim penguji, Iqbal dinyatakan lulus dengan memeroleh IPK 3,92 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Iqbal tercatat sebagai alumni ke-999 PPs UNM dan ke-161 Prodi Ilmu Pendidikan.

Kedua saudara kembar ini tercatat sebagai mahasiswa dan angkatan yang sama di Program S-3 Ilmu Pendidikan. Keduanya juga menempuh masa studi yang sama, yaitu selama 7 tahun. Jenis riset yang dipilih pun sama, yaitu penelitian dan pengembangan. Bahkan, IPK dan predikat kelulusan yang diraih juga sama, yaitu IPK 3.92 atau predikat kelulusan sangat memuaskan.

Prof. Dr. Anshari, M.Hum. selaku ketua sidang sekaligus penguji kopromotor menyatakan bangga dan kagum atas kebersamaan saudara kembar ini dalam menempuh pendidikan. Dari jenjang pendidikan, keduanya juga telah meraih gelar yang sama. Dari catatan karya ilmiahnya, keduanya telah banyak menghasilkan karya bereputasi nasional dan internasional.

“Alhamdulillah, di PPs UNM telah sukses dan berhasil mencetak doktor yang langka seperti yang dijalani Irfan dan Iqbal. Sebelumnya (13/12) juga telah tercetak doktor pasangan suami dan istri yang menjalani ujian promosi pada hari yang sama. Kedua pasutri itu juga berprofesi sama dan angkatan serta prodi yang sama,” kata Wadir Publikasi dan Kerjasama PPs UNM. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini