Connect with us

Bisnis

Kemendag akan Salurkan 1,2 Miliar Liter Minyak Goreng

-

JAKARTA, BKM — Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) akan melakukan penyaluran 1,2 miliar liter minyak goreng dengan harga Rp14.000 hingga Juni 2022. Hal ini dilakukan demi menstabilkan harga minyak goreng yang meningkat tajam sejak akhir tahun lalu.

Namun demikian, minyak goreng Rp14.000 per liter yang digelontorkan pemerintah tersebut dinilai sulit ditemukan. Alhasil, masyarakat masih mengeluhkan tingginya harga minyak goreng hingga saat ini.

”Harga naik menjadi salah satu tujuan produksi kelapa sawit. Ekspor tahun 2021 harusnya mencapai 27 miliar dolar. Apa efeknya? Harga minyak naik,” terang Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, saat peresmian Holding BUMN Pangan ‘Food Id’, Rabu (12/1).

Lutfi menjamin harga minyak goreng akan terjangkau seharga Rp14.000 per liter. ”Kita sedang intervensi agar minyak tetap ada dan terjangkau di Rp14.000. Kita subsidi 1,2 miliar liter untuk enam bulan pertama di tahun 2022,” tegasnya.

Lutfi berharap, subsidi minyak goreng tersebut bisa menurunkan harga minya goreng. Namun dia menegaskan, pihaknya siap menambah 1,2 miliar liter lagi minyak goreng hingga akhir 2022, jika harga tersebut tak juga melandai.
”Kalau harga tidak stabil dan landai, kita teruskan di enam bulan kedua. Jadi totalnya 2,4 miliar liter,” terangnya.

Dia pun memastikan, minyak goreng Rp14.000 akan tersedia di semua ritel, baik ritel modern maupun ritel tradisional di seluruh Indonesia. ”Paling tidak di pasar-pasar yang dipantau Kemendag, di 216 pasar,” ujarnya.

Hadirnya Holding BUMN Pangan ‘Food Id’ diharapkan dapat membantu kementerian. Salah satunya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam pengadaan logistik barang. ”Pengadaan logistik dari ‘Food Id’ bantu Kemendag untuk memastikan bahwa barang ada dan barang terjangkau,” tutupnya. (int)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini