Connect with us

Politik

Pimpin Deklarasi Indonesia Moeda Sulsel di Losari

Omar: Erick Thohir Mampu Membawa Kemajuan

-

MAKASSAR, BKM–Puluhan pengusaha muda dan masyarakat yang mengatasnamakan Relawan Indonesia Moeda Sulsel menggelar deklarasi untuk Erick Thohir sebagai bakal calon Presiden di Anjungan Pantai Losari Makassar Kamis (13/1).
Salah satu penggagas sekaligus memimpin deklarasi yakni Omar Muhamamd Syahar mengemukakan bila Erick Tohir akan mampu membawa kemajuan bisa mendapat amanah.
Menurutnya, Presiden Joko Widodo selalu tahu sosok mana saja yang pantas diberikan kepercayaan. “Salah satunya yang jatuh kepada salah satu pengusaha milenial Erick Thohir. Sebagai pengusaha yang ulung dan sukses, karena dianggap mampu membawa kemajuan bagi perusahaan di Indonesia. Untuk itu, pada tahun 2019, ia pun diplot sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),”ujar Omar Muhammad Syahar Kamis kemarin.
Dijelaskan bila sudah tiga tahun lebih berlalu sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir terus menunjukkan komitmennya. Melalui transformasi BUMN yang diusungnya, telah menjadikan perusahaan plat merah itu menjadi sehat dan kian mencatatkan pertumbuhan positif.
“Dari segi perolehan laba misalnya. Di tangan Erick Thohir, BUMN secara signifikan mencatatkan kontribusi positif terhadap perolehan laba di 2021 meski di tengah pandemi Covid-19. Pada semester 1 tahun 2021, capaian laba BUMN sudah menunjukkan mencapai Rp26,3 Triliun. Atau lebih tinggi 360 persen dibanding periode tahun 2020 yang hanya sebesar Rp39 Triliun,”jelasnya.
Tak hanya itu, peningkatan kinerja keuangan juga diikuti keberhasilan beberapa program utama. Di mana menjadi tonggak agenda transformasi dan inovasi BUMN dari Erick.
Agenda transformasi yang terlaksana antara lain, terbentuknya Bank Syariah Indonesia (BSI). Merupakan penggabungan tiga Bank Syariah milik Himbara yakni Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah.
BSI untuk pertama kalinya memiliki Bank Syariah yang besar. Dengan total aset sekitar Rp247 Triliun, BSI menjadi bank nomor 7 terbesar di Indonesia sekaligus menjadi bank syariah berperingkat 11 di dunia.
Penggabungan lain yang dilakukan di sektor ultra mikro melalui merger BRI, Pegadaian, dan PNM juga menunjukkan komitmen Kementerian BUMN dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan daerah.
Dengan memberikan kemudahan akses permodalan untuk sektor UMKM dan Ultra Mikro diharapkan tulang punggung ekonomi Indonesia tersebut dapat naik kelas.
“Menurut Erick Thohir, ini merupakan upaya nyata dari BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Penggabungan sektor ultra mikro ini mendapat respons positif di pasar,”jelas Omar.
Tak hanya itu, BUMN juga sukses menjalankan program restrukturisasi pada para BUMN. Sehingga, lebih kuat dalam bersaing sesuai dengan bisnis inti.

Di Pertamina, contohnya. Dengan restrukturisasi operasional melalui pembentukan subholding, Pertamina ditargetkan menjadi perusahaan global energy champion dan memiliki valuasi senilai US$100 miliar.
Di sektor logistik, BUMN terus melakukan terobosan untuk menekan biaya logistik di Indonesia yang masih lebih tinggi ketimbang negara-negara tetangga di Asia.
Penggabungan Pelindo yang telah diupayakan selama 20 tahun telah berhasil pada Oktober 2021. Kini, Pelindo menjadi operator terminal peti kemas nomor 8 terbesar di dunia dengan throughout 16,7 juta TEUs serta menjadi salah satu pemain utama pelabuhan dunia yang memiliki total aset Rp112 Triliun.
Penggabungan ini juga ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi. Sehingga, menurunkan biaya logistik nasional agar industri di Indonesia lebih kompetitif.

Salah satu tonggak bersejarah yang ditorehkan Kementrian BUMN menyangkut penyelesaian kasus Jiwaraya. Restrukturisasi yang diterapkan di perusahaan asuransi itu mampu menyelesaikan masalah lama yang tak kunjung usai.
Jelang akhir tahun 2021, sebanyak 230 ribu polis para nasabah tahap pertama Jiwasraya berhasil diselamatkan. Kemudian dipindahkan menjadi nasabah ke Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN untuk sektor asuransi dan penjaminan.
“Pencapaian ini mendorong kami dari Relawan Indonesia Moeda Sulsel untuk berjuang atas nama bapak Erick Thohir. Beliau adalah sosok yang dibutuhkan Indonesia untuk mampu melakukan transformasi secara efektif dan optimal. Keberhasilannya dalam memimpin kami memandang sudah selayaknya maju ke level yang lebih tinggi. Deklarasi ini, kami menegaskan bahwa bapak Erick Thohir mampu dan layak berjuang demi masyakarat Indonesia,”pungkas Omar. (rif)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini