Connect with us

Headline

Support untuk Dinas Perpustakaan Makassar dari Pertemuan Dua Teman Lama

-

IST TEMAN LAMA-Dua teman lama, yakni Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo dan Deputi Bisnis Area Ibak, Agus K Saputra bertemu untuk mensupport dalam rangka pembudayaan kegemaran membaca, serta memajukan minat baca usia 5 sampai 55 tahun.

MAKASSAR, BKM — Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo bertemu dengan Deputi Bisnis Area Ibak, Agus K Saputra. Pertemuan di antara dua teman lama ini ibarat reuni. Agus dan Tenri pernah menjadi wartawan. Keduanya memiliki keterampilan mengarang puisi. Namun Agus lebih maju, karena puisinya sudah dibukukan. Judulnya; Bermain di Pagar Ampenan. Sementara Tenri belum membukukan puisi hasil karyanya.
Pertemuan yang pertama kali setelah lama tak bertemu, berlangsung di Perpustakaan Umum Jalan Lamaddukelleng Nomor 3 Makassar baru-baru ini. Di antara keduanya bersepakat untuk support Dinas Perpustakaan dalam rangka pembudayaan kegemaran membaca, serta memajukan minat baca usia 5 sampai 55 tahun. ”Malah usia 56 tahun ke atas harus disentuh agar lansia kita tetap bersemangat,” ujar Tenri.
Di sela-sela pertemuan, Tenri tiba-tiba membaca sebait puisi tentang Gerhana.

Saat gerhana bulan tiba
Engkau berdiri memandangku
Seperti desir angin laut membiru

dan seterusnya…

Ternyata, puisi ini telah dimusikalisasi oleh guru seni di SMP Sukabumi bernama Soni Hendrawan, dan Agus memperdengarkannya. Rekaman musiknya menggunakan gitar bambu milik Prof Edo Swanda. “Beberapa puisi saya dimusikalisasikan,” kata Agus.
Tentang musikalisasi ini, Tenri dan Agus mengingat masa kecil mereka saat di SMP; lomba deklamasi alias baca puisi sekarang, lomba bercerita, dan lomba menari.
Di zaman Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi, program satu anak, satu bakat melekat di Dinas Kebudayaan. ”Perpustakaan salah satu OPD memberi support terhadap misi revolusi sumber daya manusia dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi,” jelas Tenri. (rls)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini