Connect with us

Metro

Taman Firdaus Hiasi Masjid 99 Kubah

Juga Dibangun Rumah Sakit Layanan Jantung, Kanker dan Otak

-

MAKASSAR, BKM — Kawasan center poin of Indonesia (CoI) akan lebih memikat hati masyarakat ke depan. Setelah terkenal dengan kawasan kuliner Lego-lego, kini kawasan tersebut akan dibangun sejumlah infrastruktur oleh Pemerintah Provinsi Sulsel.

Setidaknya ada empat proyek yang akan berdiri kokoh di kawasan favorit warga Kota Makassar.
Keempat bangunan itu adalah Masjid 99 Kubah, Rumah Sakit Pusat Layanan Jantung, Kanker, dan Otak. Selanjutnya jembatan akses rumah sakit khusus, hingga taman andalan.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan, Penelitian dah Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, pembangunan Masjid 99 Kubah sudah masuk tahap perampungan di tahun ini.
Bahkan, ikon baru Kota Makassar tersebut sudah bisa ditempati untuk ibadah bulan ramadan mendatang.
Tahun ini, Pemprov Sulsel menganggarkan Rp45 miliar untuk membangun menara, 16 unit kubah, dan pelataran.
Sementara untuk Rumah Sakit Jantung, Kanker, dan Otak juga akan dibangun di CoI menggunakan anggaran pemerintah pusat.
“Ini bantuan dari pusat, dari kementerian kesehatan, alhamdulillah Sulsel terpilih jadi lokasi pembangunan RS jantung dan kanker bertaraf internasional,” ucap Darmawan, Kamis (13/1).
Anggaran yang disediakan Rp1 triliun untuk membangun RS bertaraf internasional. Pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahap awal akan dikucurkan Rp400-500 miliar. Pembangunannya multiyears, diprediksi berjalan 2-3 tahun.
Selanjutnya yakni pembangunan jembatan yang akan menjadi penghubung antar fasilitas publik tersebut.
Jembatan ini akan dibangun dengan panjang 15 meter sebagai salah satu penunjang aksesibilitas menuju rumah sakit.Anggaran yang akan digelontorkan sebanyak Rp18 miliar.

“Di sana kan ada beberapa pulau terpisah, pulau kepala burung, taman firdaus, masjid, terpisah dengan kolam melingkar, dibutuhkan pembangunan jembatan yang menghubungkan pulau kepala burung dengan yang lain,” jelasnya.
Terakhir yakni pembangunan Taman Firdaus atau Taman Andalan, letaknya tepat di belakang masjid 99 Kubah.
Taman ini akan dibangun seluas 4 hektare menggunakan APBD sebanyak Rp11 miliar.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Astinah Abbas, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mempercepat pengerjaan proyek tersebut.

Beberapa di antaranya bahkan sudah masuk tahapan lelang dini, seperti perencanaan teknis jembatan akses rumah sakit khusus di CoI.
“Kalau taman Firdaus kita sementara menyusun dokumennya untuk persiapan lelang Detail Engineering Design (DED),” ujarnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, terus mendorong pembangunan proyek di Sulsel segera dieksekusi.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta merampungkan berkas atau dokumennya agar program segera masuk daftar lelang.
Bahkan proyek-proyek besar seperti jalan, jembatan, rumah sakit, hingga perampungan masjid 99 kubah harus ditender dini, paling lambat Januari hingga Februari mendatang.
Ia menegaskan bahwa ada beberapa proyek yang tidak boleh tidak dilelang cepat. Minimal pada minggu terkahir Januari atau awal Februari,
“Kapan tidak dilakukan itu maka dia akan molor. Contoh rumah sakit target pengerjaan 10 bulan, tidak boleh tayang di Februari. Kapan tayang februari setengah mati,” pungkasnya. (jun)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini