Connect with us

Kriminal

CW Terancam Enam Tahun Penjara

Lanjutan Dugaan Pemalsuan Surat Hasil PCR

-

PALSU -- Terduga pelaku pemalsuan surat hasil PCR (membelakang menggunakan mukena) saat diamankan di Sat Reskrim Polrestabes Makassar.

MAKASSAR, BKM — Terduga pelaku pemalsuan surat hasil PCR atau antigen berinisial CW (35) dikenakan pasal 263, 267, 288 JO pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Terduga merupakan dokter kecantikan di salah satu klinik di Jalan Andi Djemma/Jalan Landak. Terduga CW diamankan oleh personel Polsek Rappocini dan tim Jatanras Polrestabes Makassar pada Jumat, 14 Januari 2022.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKP Jufri Nasir saat merilis kasus ini di aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, pada pekan lalu, mengungkapkan, pelaku membuat surat keterangan hasil PCR dan Swab Antigen dengan tidak melakukan pemeriksaan terhadap constomer atau pemohon.

”Pemohon hanya mengirim KTP dan bukti transfer,” ungkap Kabid Humas.
Lanjut dikatakan, selain itu fakta-fakta yang ditemukan adanya harga surat antigen dan PCR sebesar Rp75.000 sampai Rp100.000. Keuntungannya untuk membayar karyawan dan operasional klinik kecantikan tempat membuat surat antigen dan PCR tersebut.
Terungkapnya kasus tersebut bermula adanya informasi dari masyarakat tentang pembuatan surat keterangan antigen dan PCR palsu. Sehingga Sat Reskrim Polrestabes Makassar melakukan penyelidikan.
Pada Jumat (14/1), personel kepolisian mendatagi klinik kecantikan yang beralamat di Jalan Landak/Jalan Andi Djemma, Kecamatan Rappocini, dan mengamankan terduga pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa gawai atau handphone (HP), satu set komputer, lembaran hasil PCR palsu, dan alat-alat PCR.
Sementara Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando yang dikonfirmasi via WA, pada akhir pekan lalu, terkait perkembangan kasus dugaan pemalsuan surat hasi PCR yang dilakukan terduga pelaku, mengemukakan, saat ini anggota Jatanras Polrestabes Makassar masih terus mengembangkan keterangan terduga siapa tahu masih ada pelaku lainnya.
”Yang jelas, sudah ada 100 orang lebih yang jadi korban dugaan pemalsuan PCR,” ungkap Kasi Humas Polrestabes Makassar. (jul)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini