Connect with us

Sulselbar

PPA Polres Tana Toraja Proses Penganiayaan Anak di Bawah Umur

-

MAKALE, BKM.COM–Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tana Toraja, didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tana Toraja,
Kamis (27/1) kemarin, amankan pelajar diduga aniaya rekannya mengalami luka memar dan bengkak pada bagian mata.

Penganiayaan yang viral di media daring, dikecam banyak kalangan dan netizen dengan komen sinis, membuat Unit PPA Reskrim Polres Tana Toraja bergerak cepat amankan kedua pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP H. Syamsul Rijal, benarkan hal tersebut kepada awak media.

Menurut Syamsul Rijal, setelah menerima laporan dari orang tua korban melalui SPKT,  Selasa (25/1) petang, Unit PPA langsung menindaklanjuti dan menjemput kedua pelajar yang diduga melakukan aniaya terhadap korban tak lain merupakan temannya sendiri.

Benar, terkait viralnya foto pelajar korban aniaya teman sekolahnya sendiri sehingga kita melakukan tindak cepat.  Terduga pelaku adalah pelajar atau anak di bawah umur sehingga kami didampingi oleh P2TP2A Tana Toraja menjemput untuk dilakukan pemeriksaan, ujar Syamsul Rijal.

Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Keduanya adalah anak di bawah umur. Pelaku utama berumur 9 tahun dan rekannya umur 12 tahun.

Keduanya sudah kita mintai keterangan didampingi oleh orang tuanya baik pelaku maupun korban dan kami juga telah melakukan mediasi namun belum ada kesepakatan. Proses hukum tetap berjalan, dan masih akan pertemukan lagi oleh P2TP2A bersama Bapas untuk mencari solusi mufakat.

Jika tidak ada kesepakatan, akan kami ajukan diversi untuk mencapai keadilan restoratif dimana kita ketahui bahwa antara korban dengan pelaku adalah anak di bawah umur, tutup Syamsul Rijal (agus).

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini