Connect with us

Metro

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Belum Turun

-

MAKASSAR, BKM — Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru terkait harga minyak goreng.Mulai 1 Februari 2022 mendatang, harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng sebesar Rp11.500 per liter. Lebih murah Rp3.500 dari harga yang berlaku saat ini, yakni Rp14.000 per liter.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlien Ariesta, menerangkan sejauh ini harga minyak goreng di pasar tradisional masih berkisar Rp20 ribu per liter.
“Sejauh ini pasar tradisional belum menerapkan harga minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter. Padahal berdasarkan kebijakan kementerian perdagangan, harusnya kebijakan tersebut berlaku pada Rabu 26 Januari lalu,” ungkap Arlin saat dihubungi Jumat (28/1).

Karena itu, pihaknya memberi waktu kepada para pedagang untuk melakukan penyesuaian, paling lambat 31 Januari 2022.
Kami melakukan pemantauan di pasar tradisional, masih ada pemberlakuan harga minyak goreng lama, mereka belum melakukan penyesuaian,” ucapnya.
Dia menekankan, per 1 Februari mendatang, semua serentak satu harga, mulai dari ritel, swalayan, hingga pasar tradisional.
Disamping itu, pihak distributor juga diminta untuk melakukan suplai barang ke toko-toko, termasuk pasar tradisional.
Tetapi, sebelum melakukan distribusi, pihak ritel dan pasar tradisional harus berkomitmen untuk menjalankan harga sesuai kebijakan pemerintah.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berjanji akan melakukan operasi pasar untuk minyak goreng dalam waktu dekat.
Dia pun akan menginstruksikan stakeholder terkait, termasuk tim pengendali inflasi daerah untuk turun melakukan pemantauan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan penimbunan stok minyak goreng. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini