Connect with us

Gojentakmapan

Pemkab Maros-BPKA Rapatkan Percepatan Pembangunan Jalur KA

-

MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar rapat bersama Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel terkait percepatan pembangunan jalur kereta api (KA) di wilayah Kabupaten Maros. Kegiatan rapat ini dilaksanakan di ruang rapat bupati dan dihadiri Bupati Maros, Chaidir Syam bersama Kepala BPKA Sulsel, Andi Ammana Gappa serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Maros.
Disampaikan Bupati Maros, Chaidir Syam, pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti surat permohonan dari Pemkab Maros yang ingin berpartisipasi untuk pembangunan jalan menuju stasiun nantinya.

”Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan rapat pertemuan. Ini sebenarnya pertemuan kepala balai yang ditempatkan di Pemkab. Ya, ini menindaklanjuti dari surat permohonan kami dari Pemkab bagaimana kami ingin berpartisipasi untuk pelaksanaan jalan menuju ke stasiun kereta api,” jelasnya.
Dikatakan Chaidir Syam, partisipasi pembangunan jalan dipilih lantaran nantinya jalan menuju stasiun akan membuka perkembangan ekonomi yang ada di Maros. ”Kenapa, karena jalan-jalan yang menuju stasiun ini Insya Allah akan membuka juga perkembangan ekonomi yang ada di Maros. Apalagi perkembangan aula,” ujarnya.
Selain membahas pembangunan jalan menuju stasiun, bupati Maros juga menyampaikan kepada pihak Balai Pengelola Kereta Api Sulsel terkait penamaan 3 stasiun yang sementara dibangun di wilayah Butta Salewangan tersebut.

”Dipertemuan ini kita juga sudah menemukan hal yang bagus. Dimana, penamaan stasiun-stasiun ke depan kita harapkan bisa mendengarkan masukan kami. Jadi ada 3 stasiun yang akan dibangun di sini. Tadi malah diinformasikan bulan Oktober sudah harus diresmikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPKA Sulsel, Andi Ammana Gappa, mengatakan lahan pembangunan kereta api di Sulawesi selatan sudah 100 persen. ”Kalau untuk tanah, bisa saya bilang jalur percepatan pembangunan kereta di Sulsel sudah 100 persen. Sekarang kita fokus untuk percepatan pembangunannya. Kalau kita lihat di lapangan sekarang, progres kita 60 sampai 70 persen,” ungkapnya.
Ammana Gappa juga menambahkan, pembangunan kereta api di Sulsel akan rampung pada Agustus mendatang. Dan bila tidak ada kendala, peresmiannya akan dilakukan pada bulan Oktober 2022 oleh Presiden RI.
”Ini kita targetkan semua selesai paling lambat di bulan Agustus. Kalau sudah selesai, kita akan lakukan ujicoba dan diharapkan bulan Oktober akan diresmikan oleh bapak Presiden Jokowi,” tutup kepala BPKA Sulsel. (ari/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini